Resensi Buku Kisah Tanah Jawa Kedua – Jagat Lelembut

Akhir-akhir ini, Javanica (sebutan bagi pengemar konten-konten Kisah Tanah Jawa) dimanjakan dengan terbitnya buku kedua dari Kisah Tanah Jawa yang berjudul Jagat Lelembut. Buku ini merupakan lanjutan dari buku pertama yang berjudul Kisah Tanah Jawa, The Lost Book. Sama dengan kakaknya (si buku pertama) yang masuk 10 top best seller penjualan, si adik (Jagat Lelembut) juga berhasil memasuki jajaran buku paling laris terjual dan kini memasuki cetakan kedua.

Sampul depan buku Kisah Tanah Jawa Jagat Lelembut

Buku Jagat Lelembut menceritakan kembali mengenai ekspedisi-ekspedisi yang telah dilakukan oleh tim Kisah Tanah Jawa terutama ketika telah menjalin interaksi dan komunikasi dengan berbagai sosok makhluk astral yang ada di lokasi ekspedisi. Buku juga mengungkapkan sejarah dari beberapa sosok astral baik yang fenomenal maupun yang jarang terdengar oleh masyarakat.

Lanjutkan membaca “Resensi Buku Kisah Tanah Jawa Kedua – Jagat Lelembut”

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me”.

img_20180619_200726-1553145434.jpg

Identitas Buku

Judul               : Catatan Akhir Tahun “Dear Me” (Part 2)

Penulis             : Seluruh kontributor buku My Freedoms

Penerbit           : My Freedoms

Tahun terbit     : 2017

Cetakan           : Cetakan pertama, Juli 2017

Tebal buku      : 218 halaman

Dimensi buku  : 14 x 20 cm

 

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Buku yang berjudul Catatan Akhir Tahun Dear Me merupakan buku yang berisi kumpulan tulisan dari berbagai kontributor yang terdiri dari anak bangsa. Buku ini memuat tulisan-tulisan singkat karya anak bangsa mengenai ungkapan cita-cita mereka. Terlebih lagi mengenai apa saja yang akan mereka hadapi di masa depan sembari menyapa diri mereka di masa depan dengan istilah “Dear Me”.

Lanjutkan membaca “Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2″

Ujian Kehidupan yang Tanpa Lelah Menghampiri

Resensi Novel Asma Nadia, Bidadari untuk Dewa

Review Novel Asma Nadia, Bidadari untuk Dewa

IMG_20170928_063332_scaled.jpgJudul : Bidadari Untuk Dewa

Pengarang : Asma Nadia

Penerbit : KMO Publishing

Tahun Terbit : 2017

Dimensi : 20,5 x 14 cm

Tebal buku : 528 halaman

Sinopsis

Kehidupan sejatinya merupakan ladang ujian yang menempa setiap pemerannya agar mampu menjadi pribadi tangguh dan berkualitas. Setiap ujian demi ujian telah Allah sisipi berbagai pelajaran berharga. Utamanya bila setiap ujian yang kita hadapi dapat dilalui bersama orang terkasih. Rasanya daya dan upaya tidak akan terasa melelahkan. Sebab bersamanya adalah suatu kebahagiaan sederhana selepas merasakan bahagianya dekat dengan Sang Pencipta.

Dewa, sosok lelaki berkacama yang sedari kecil dicekoki cerita mitologi Yunani Kuno oleh ibunya, tumbuh besar tanpa sosok ayah. Sosoknya tumbuh dan besar dari didikan seorang ibu yang pernah dijuluki Alkmene. Julukan ini berasal dari sosok lelaki bertubuh tinggi besar yang sempat membuat Ibu jatuh cinta sampai kemudian terhempas begitu saja. Lelaki itu adalah sang suami yang tega meninggalkannya ketika sedang hamil besar. Hal ini memaksanya untuk membesarkan Dewa kecil seorang diri. Lanjutkan membaca “Ujian Kehidupan yang Tanpa Lelah Menghampiri”

Kawanda, Sistem Informasi Penyimpanan dan Pengolahan Data Universitas Jember

Kawanda, Cloud Storage, Editing ang Group Communication

wp-1509000025631-2121805580.jpg
Gedung Soerachman Universitas Jember

Jember (26/10) – Hari ini, Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Informasi (UPTTI) Universitas Jember mengadakan sosialisasi dan pelatihan mengenai sistem informasi bernama Kawanda. UPTTI melalukan sosialisasi dan pelatihan tiga hari berturut-turut dengan mengundang 100 dosen, 100 tenaga administrasi serta 100 mahasiswa perwakilan dari setiap fakultas. Kawanda adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data bagi pengguna. Kawanda dibentuk dengan Next Cloud yang merupakan open source penyimpanan data. Lanjutkan membaca “Kawanda, Sistem Informasi Penyimpanan dan Pengolahan Data Universitas Jember”

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Jember – Senin, 11 September 2017, Bapak Sumarjono, M.Si. selaku dosen mata kuliah Pancasila Universitas Jember sedang menerangkan materi Refleksi dan Tindakan atau to reflect and to act sebagai bagian dari suatu bangsa. Perbedaan antara negara maju dan berkembang sebenarnya bukan terletak pada umur berdirinya suatu negara. Sumber daya alam yang melimpah di suatu negara pun tidak menjamin akan membawa kemajuan bagi suatu negara. Sama seperti tolak ukur kedewasaan seseorang. Semakin banyak nominal umur tidak menjamin kedewasaan seseorang. Contohnya adalah Mesir dan India yang sudah berdiri kurang lebih sekitar 2000 tahun yang lalu tapi masih tetap miskin hingga sekarang. Padahal yang kita tahu, negara-negara di Timur Tengah seperti Mesir dan India memiliki banyak potensi sumber daya alam melimpah seperti minyak bumi. Jepang, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand adalah contoh negara-negara yang berdiri kurang lebih sekitar 150 tahun yang lalu, namun sudah memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa serta penduduknya tidak lagi mengalami kemiskinan. Wilayah Jepang sendiri hanya memiliki sekitar 20% sumber daya alam dari bidang peternakan dan pertanian untuk dikembangkan.

Lanjutkan membaca “Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia”

Lebih Mengenal tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang

Kemarin saya sempat melihat video review tentang hutan Aokigahara yang terletak di kaki gunung Fuji, salah satu tempat bunuh diri favorit bagi orang jepang. Sebuah hutan yang seharusnya hijau nan indah, justru menjadi destinasi terakhir seseorang untuk mengakhiri kehidupannya. Tak heran jika suasanya di hutan ini begitu aneh.

Video yang diunggah di Youtube pada tahun 2012 ini seakan mengajak kita untuk memasuki hutan Aoklgahara. Ditemani seorang patroli hutan bunuh diri, Azusa Hayano, kita dipandu untuk berkeliling di hutan bunuh diri ini. Sebelumnya, kita dapat melihat di area parkir betapa banyak mobil-mobil yang terparkir. Azusa memberi tahu bahwa para pemilik mobil ini memasuki hutan dan tidak pernah kembali. Berapa lama mobil terpakir di sana terlihat dari kondisi mobil yang lambat laun rusak. Saat berjalan di jalan masuk hutan, ditemukan sebuah papan yang berisi himbauan agar tidak melakukan bunuh diri. Ketika memasuki hutan lebih dalam, walaupun tidak ditemukan mayat satu pun, namun kita bisa melihat begitu banyak pernak-pernik yang sekiranya digunakan seseorang untuk bunuh diri. Lanjutkan membaca “Lebih Mengenal tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang”

The God of Highschool

Sekilas tentang sinopsis The God of Highschool. Sedikit review atau resensi tentang komik The God of Highschool di Webtoon. 

Satu lagi komik Webtoon genre fantasi yang saya sukai adalah The God of Highschool. Bercerita tentang turnamen dunia The God of Highschool yang disingkat GOH untuk mencari jagoan-jagoan tarung dari berbagai tempat di dunia. Di korea, pertandingan GOH yang melibatkan kemampuan bertarung ini diadakan di berbagai daerah untuk mencetak juara satu, dua, dan tiga. Tiga besar itu kemudian akan diadu kembali dalam turnamen GOH secara nasional. Peserta turnamen ini tak lain adalah murid-murid yang sedang duduk di SMA. 

Lanjutkan membaca “The God of Highschool”