Aku…

​Aku…

Aku suka menulis. Karena menulis adalah ungkapan dariku yang tak sanggup terbuka begitu saja kepada orang lain.

Aku suka menulis karena jiwaku membutuhkan wadah untuk mengungkapkan apa yang ia rasa.

Aku suka menulis. Bukan karena egois, tapi hanya ingin menjelaskan betapa indah hidup ini lewat tulisan.

Andai seranai rindu bisa terobat dengan menulis, aku tak akan pernah berhenti menulis untuk menyembuhkan rasa rindu ini.

Iklan

Kisah Puisi Tanpa Judul

Itsna sedang belajar untuk persiapan ujian masuk perguruan tinggi. Di depannya sudah ada satu modul tebal berisi soal-soal latihan dan satu buku kosong tebal untuk media coret-coret dan berhitung. Itsna begitu serius mengerjakan soal dan membolak-balik buku kosong sampai ia menemukan beberapa potong kalimat indah di bukunya. Mungkin potongan-potongan itu disebut dengan puisi.

 

Siapa sangka zaman tersirat

Bukan di bawah bayang merdu Continue reading “Kisah Puisi Tanpa Judul”

Jebakan Puisi – Logika Gagal

Kembalikan Indonesia Padaku

kepada Kang Ilen

Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang menganga,

Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 watt, sebagian berwarna putih dan sebagiann hitam, yang menyala bergantian,

Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong dengan bola yang bentuknya seperti telur angsa,

Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang tenggelam karena seratus juta penduduknya,

Kembalikan

Indonesia

padaku

Puisi di atas terdapat dalam simulasi UN Bahasa Indonesia SMA terbitan Erlangga tahun 2011. Terdapat tiga pertanyaan yang sesuai dengan puisi di atas dan jawaban saya atas ketiganya salah semua.

Continue reading “Jebakan Puisi – Logika Gagal”