Resensi Buku Lambe Akrobat – Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip

Resensi Buku Lambe Akrobat – Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip

Identitas buku

Judul   : Lambe Akrobat – Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip

Penulis : Agus Mulyadi

Penerbit           : Buku Mojok

Tahun terbit    : Cetakan pertama, Mei 2018

Tebal buku      : 165 halaman

Dimensi          : 20 x 13 cm

Sinopsis

Buku karya Agus Mulyadi ini bercerita tentang serba serbi keluarga kecil Agus yang dulunya hidup pas-pasan. Banyak kisah yang unik dari keluarga kecil Agus – sang penulis. Salah satu kisahnya adalah ketika emak dan bapak Agus biasa memanggil satu sama lain dengan sebutan “Jo”. Bagi orang awam, mereka akan penasaran dengan maksud dari panggilan tersebut di saat pasangan lain memiliki panggilan lazim seperti “sayang”, “beb”, “ayah ibu”, dan sebagainya. Agus sampai kewalahan dalam menjawab pertanyaan teman-temannya ketika pertama kali main ke rumah Agus dan mendapati kemesraan bapak dan emak Agus dengan panggilan Jo. Usut punya usut, ternyata kata “Jo” berasal dari kata bojo yang dalam bahasa Jawa memiliki arti suami/istri. Panggilan Jo ini sudah dipraktikkan oleh orang tua Agus semenjak hari pernikahan.

Continue reading “Resensi Buku Lambe Akrobat – Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip”

Iklan

Resensi Buku karya Puthut Ea – Para Bajingan yang Menyenangkan

33003399Resensi Buku karya Puthut Ea – Para Bajingan yang Menyenangkan

Identitas Buku

Judul: Para Bajingan yang Menyenangkan

Penulis             : Puthut Ea

Penerbit           : Buku Mojok

Tahun terbit    : Cetakan pertama tahun 2016

Tebal buku      : 177 halaman

Dimensi buku  : 20 x 13 cm

Sinopsis

Buku Para Bajingan yang Menyenangkan mengisahkan tentang persahabatan enam orang yang memiliki hobi mengerikan yaitu berjudi. Mereka adalah almarhum Jadek, Bagor, Khuntet, Proton, Babe, dan penulis buku sendiri, Puthut. Mereka menamai kelompok pertemanan mereka dengan nama Jackpot Society. Di tengah kesibukan kuliah, mereka senang menggeluti kegiatan perjudian mereka. Padahal sebagai orang berpendidikan, mereka tahu betul bahwa judi yang selama ini mereka lakoni lebih banyak kalahnya daripada menangnya. Tak jarang barang-barang mereka hilang karena digadaikan untuk bermain judi. Almarhum Jadek pernah mengikhlaskan mobilnya karena ia kalah taruhan. Meski sering menuai kekalahan, tapi mereka selalu menikmati hobi buruk mereka. Bagi anggota Jackpot Society, judi adalah permainan yang menyenangkan. Menang senang kalah pun tak kalah senang. Konon, penjudi itu senang memamerkan kekalahannya.

Continue reading “Resensi Buku karya Puthut Ea – Para Bajingan yang Menyenangkan”