Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Jember – Senin, 11 September 2017, Bapak Sumarjono, M.Si. selaku dosen mata kuliah Pancasila Universitas Jember sedang menerangkan materi Refleksi dan Tindakan atau to reflect and to act sebagai bagian dari suatu bangsa. Perbedaan antara negara maju dan berkembang sebenarnya bukan terletak pada umur berdirinya suatu negara. Sumber daya alam yang melimpah di suatu negara pun tidak menjamin akan membawa kemajuan bagi suatu negara. Sama seperti tolak ukur kedewasaan seseorang. Semakin banyak nominal umur tidak menjamin kedewasaan seseorang. Contohnya adalah Mesir dan India yang sudah berdiri kurang lebih sekitar 2000 tahun yang lalu tapi masih tetap miskin hingga sekarang. Padahal yang kita tahu, negara-negara di Timur Tengah seperti Mesir dan India memiliki banyak potensi sumber daya alam melimpah seperti minyak bumi. Jepang, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand adalah contoh negara-negara yang berdiri kurang lebih sekitar 150 tahun yang lalu, namun sudah memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa serta penduduknya tidak lagi mengalami kemiskinan. Wilayah Jepang sendiri hanya memiliki sekitar 20% sumber daya alam dari bidang peternakan dan pertanian untuk dikembangkan.

Continue reading “Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia”

Iklan

Tergila-Gila dengan Komik Webtoon

Akhir-akhir ini, saya tergila-gila dengan Webtoon. Komik online yang berkolaborasi dengan Line ini menyajikan banyak komik yang selalu update setiap jam 10 malam sesuai dengan iklannya di televisi. Saya lumayan terhibur dengan komik-komik yang disajikan karena memiliki alur cerita keren. Bahkan tidak bisa ditebak dan selalu membuat penasaran. Utamanya adanya komikus asal Indonesia yang kini turut berpartisipasi sebagai author (penulis cerita atau pembuat komik) dengan menyajikan cerita-cerita keren. Saya memang sangat suka dengan cerita-cerita keren dengan berbagai imajinasi yang berbeda dari para author. Inilah beberapa komik yang saya suka. Barangkali bisa menjadi rekomendasi daripada baca yang romantis mulu hmmmmm.

  1. Noblesse
    noblesse-1-header-177903
    From comicbook.com

    Sumpah komik ini keren banget. Awalnya saya secara tidak sengaja menemukan komik ini di salah satu situs penyedia komik manga jepang. Setelah mencapai 140+ episode saya sempat kehilangan jejak dan tidak melanjutkan membaca komik ini. Beruntung saya dikenalkan seorang teman dengan aplikasi Webtoon. Dari situ saya bisa kembali membaca komik Noblesse yang dulu sempat meninggalkan rasa penasaran. Komik karya author asal Korea ini sudah disukai oleh banyak orang dari seluruh dunia karena alur ceritanya yang menarik. Bahkan sudah ada versi film garapan Korea sendiri.

    Baca juga : Sinopsis Noblesse Movie, Beginning of Destruction

    Jadi, komik ini bercerita tentang seorang vampir bernama Cadis Etrama De Raizel yang sudah tertidur selama kurang lebih 800 tahun. Selama ia tidur, ternyata manusia sudah banyak berubah dengan memanfaatkan kekuatan bangsa vampir untuk mendapatkan kekuatan lebih. Kala terbangun, Raizel bertemu dengan asistennya, Frankenstein. Raizel sebagai vampir ganteng tapi polos dengan dampingan Frankestein yang lebih mengerti perkembangan zaman membuat cerita ini begitu menarik. Berbagai hal dialami oleh Raizel mulai dari pertemuannya dengan manusia sampai masalah dengan organisasi misterius.

    Baca juga : Sinopsis Noblesse

  2. Continue reading “Tergila-Gila dengan Komik Webtoon”

Nonton 3, Alif Lam Mim di NET TV

image

Nonton 3, Alif Lam Mim di NET TV

Kemarin, 31 Desember 2015, NET TV menayangkan film 3, Alim Lam Mim yang disutradarai oleh Anggy Umbara. Info penayangan film 3 di NET TV ini berawal dari broadcast Whatsapp oleh Komunitas Pecinta Film Indonesia atau KOPFI. Dalam broadcast itu dikatakan tentang penayangan film ini yang hanya berlangsung kurang lebih tujuh hari dan langsung turun layar karena diduga “mengganggu” orang-orang penting di negeri ini. Dalam broadcast tersebut juga dikatakan bahwa film ini menggambarkan tentang grand desain yang terjadi di Indonesia. Karena didorong rasa penasaran dan tidak adanya acara di malam pergantian tahun akhirnya saya menyempatkan diri menonton film ini.

Sinopsis Film 3, Alim.Lam Mim.

Film ini bercerita tentang tiga orang sahabat, Alif (Cornelio Sunny), Lam (Abimana Aryasatya) dan Mim (Agus Kuncoro). Selesai mendalami ilmu bela diri dari seorang guru yang sama, akhirnya mereka harus memilih jalan hidup masing-masing. Alif ingin menjadi aparat kepolisian untuk mengusut kejahatan di Indonesia serta siapa pembunuh orang tuanya.

Continue reading “Nonton 3, Alif Lam Mim di NET TV”

Jebakan Puisi – Logika Gagal

Kembalikan Indonesia Padaku

kepada Kang Ilen

Hari depan Indonesia adalah dua ratus juta mulut yang menganga,

Hari depan Indonesia adalah bola-bola lampu 15 watt, sebagian berwarna putih dan sebagiann hitam, yang menyala bergantian,

Hari depan Indonesia adalah pertandingan pingpong dengan bola yang bentuknya seperti telur angsa,

Hari depan Indonesia adalah pulau Jawa yang tenggelam karena seratus juta penduduknya,

Kembalikan

Indonesia

padaku

Puisi di atas terdapat dalam simulasi UN Bahasa Indonesia SMA terbitan Erlangga tahun 2011. Terdapat tiga pertanyaan yang sesuai dengan puisi di atas dan jawaban saya atas ketiganya salah semua.

Continue reading “Jebakan Puisi – Logika Gagal”

Jangan Remehkan Sejarah

Beberapa hari yang lalu saya sempat membaca sejarah kemerdekaan Indonesia. Dimulai dari kekalahan Jepang di perang dunia kedua karena serangan pihak Sekutu yang menjadi-jadi. Terutama ketika tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 adalah pengeboman Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat.

Mendengar berita kekalahan Jepang di radio, golongan muda langsung mengambil tindakan. Kemerdekaan Indonesia yang awalnya dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 1945 atas pemberian Jepang akan dipercepat. Ketika itulah peristiwa Rengasdengklok terjadi. Tujuannya adalah untuk mengasingkan golongan tua supaya bebas dari pengaruh Jepang. Dan taraaaaa! Akhirnya kita sebagai generasi baru bisa menghirup udara kebebasan dari penjajah seperti sekarang.

Continue reading “Jangan Remehkan Sejarah”