Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me”.

img_20180619_200726-1553145434.jpg

Identitas Buku

Judul               : Catatan Akhir Tahun “Dear Me” (Part 2)

Penulis             : Seluruh kontributor buku My Freedoms

Penerbit           : My Freedoms

Tahun terbit     : 2017

Cetakan           : Cetakan pertama, Juli 2017

Tebal buku      : 218 halaman

Dimensi buku  : 14 x 20 cm

 

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Buku yang berjudul Catatan Akhir Tahun Dear Me merupakan buku yang berisi kumpulan tulisan dari berbagai kontributor yang terdiri dari anak bangsa. Buku ini memuat tulisan-tulisan singkat karya anak bangsa mengenai ungkapan cita-cita mereka. Terlebih lagi mengenai apa saja yang akan mereka hadapi di masa depan sembari menyapa diri mereka di masa depan dengan istilah “Dear Me”.

Continue reading “Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2″

Iklan

Setitik Harapan Kala Itu

Malamnya kota Malang. Foto dari elektro.um.ac.id

“Nol! Apakah takdir kita akan benar-benar di sini bersama-sama?”, tanya Alya saat berjalan di terotoar pada malam hari di kota Malang. Kala itu, kami berharap untuk tidak berjauhan saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Iya, Yen! Aku pengen supaya kita sekolah di sekolah yang sama lagi. Agar kita bisa sama-sama saling menguatkan dalam keistiqomahan. 

***

“Jadi beberapa dari kalian akan mengikuti lomba untuk mewakili sekolah.”, ujar Bu Muna sembari memegang selembar kertas di hadapannya. “Ini mandat dari sekolah. Bu Muna disuruh memilih beberapa dari kalian. Jadi buat pengalaman ya.”, tambah beliau kemudian.

Pagi itu, selepas setoran mengaji, Bu Muna memberikan pengumuman pada seluruh muridnya. Beberapa waktu kemudian akan diadakan lomba dengan tema Al Quran di Universitas Malang. Lombanya bermacam-macam seperti lomba kaligrafi, karya tulis ilmiah, tartil, debat sampai hafalan. Responku biasa saja waktu mendengar berita tersebut.

“Itsna sama Alya ikut ya.”, ujar Bu Muna setelah menunjuk beberapa murid lain. Aku mlongo.
Continue reading “Setitik Harapan Kala Itu”