Cinta Sejati untuk Pulang

mnnnnn
Credit picture from Verse By Verse Qur’an Study Circle

salah satu alasan yang membuat cinta orangtua kepada kita terasa begitu murni adalah penerimaan.

mereka selalu mau kembali menerima kita dalam kondisi apapun. mau wajah pucat karena sakit, badan semakin menggendut karena kebanyakan makan, rambut rontok karena stres, jerawat dengan senang hati tumbuh di wajah, dan sekusam apapun kondisi fisik kita, mereka tetap mau menerima kita untuk pulang. Lanjutkan membaca “Cinta Sejati untuk Pulang”

Iklan

Kesempurnaan Cinta yang Semakin Greget

Senja hari setelah menonton serial Kesempurnaan Cinta Season 2 di NET TV, perasaan saya langsung campur aduk. Entah antara penasaran, baper, kagum, dan lain-lain. Semenjak penayangan perdananya pada Senin, 22 Agustus 2016, serial Kesempurnaan Cinta Season 2 menyajikan kelanjutan cerita perjalanan Satria untuk mencari sosok ibu baru bagi kedua anaknya. Mengapa disebut kelanjutan? Karena pada Kesempurnaan Cinta season 1 memiliki akhir yang menggantung ketika Satria masih diliputi kebimbangan untuk memilih antara Hana atau Renata. Bisa dipastikan bahwa season 2 ini adalah jawaban akan siapa akan dipilih Satria pada akhirnya. Saya ingin me-review sedikit

Lanjutkan membaca “Kesempurnaan Cinta yang Semakin Greget”

“Karena hujan pernah menahanmu di sini, untukku”

Sampai detik ini, aku masih menyukai hujan. Mungkin ada banyak sekali alasan yang melatar belakangi mengapa aku bisa sebegini cintanya pada hujan. Mungkin, kamu adalah salah satu alasannya.

Alkisah pada suatu hujan di malam hari, kamu terdampar dan terpaksa di rumahku. Hujan harus reda supaya kamu bisa pulang. Jadi, kamu harus menunggu hujan di rumahku. Betapa tidak masuk akalnya alasan ini sampai-sampai membuatku mencintai hujan? Tapi nyatanya, Allah seperti memberikan hujan agar kamu tertahan di rumahku. #geer #kebangetan

Lanjutkan membaca ““Karena hujan pernah menahanmu di sini, untukku””

Dari Aku yang Patah Hati

00-rain-photography
Dari  www.vandelaydesign.com

Hembusan angin dingin

 

Menjadi saksi bisu

Akan orang yang kutunggu

Kedekatanmu dengannya

Menyayat hati

Membuatku menangis

Meski bukan urusanku

Bisakah aku melupakanmu

-Salsabia Afiah

Bagaimana sih rasanya patah hati? Yayayaya. Namanya juga patah. Sesuatu yang rusak pasti terasa sakit. Bahkan menyakitkan. Hmmmm. Dan sakit mana lagi yang menimpa remaja kayak saya ini kalau bukan patah hati karena cinta. Wkwkwkwk

Ketika kita suka dengan seseorang. Kita sering stalker akun sosialnya. Entah akun mana saja. Buanyak pokoknya. Sampai kita tahu apa saja all about him. Tapi semakin lama, dari hasil stalker itu baru diketahui ternyata dia suka sama yang lain. Sakitnya tuh di sini. Haha. Lanjutkan membaca “Dari Aku yang Patah Hati”