Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me”.

img_20180619_200726-1553145434.jpg

Identitas Buku

Judul               : Catatan Akhir Tahun “Dear Me” (Part 2)

Penulis             : Seluruh kontributor buku My Freedoms

Penerbit           : My Freedoms

Tahun terbit     : 2017

Cetakan           : Cetakan pertama, Juli 2017

Tebal buku      : 218 halaman

Dimensi buku  : 14 x 20 cm

 

Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2

Buku yang berjudul Catatan Akhir Tahun Dear Me merupakan buku yang berisi kumpulan tulisan dari berbagai kontributor yang terdiri dari anak bangsa. Buku ini memuat tulisan-tulisan singkat karya anak bangsa mengenai ungkapan cita-cita mereka. Terlebih lagi mengenai apa saja yang akan mereka hadapi di masa depan sembari menyapa diri mereka di masa depan dengan istilah “Dear Me”.

Continue reading “Resensi Buku Catatan Akhir Tahun “Dear Me” Part 2″

Iklan

Resensi Buku Wirda Mansur, Be The New You

img_20180619_054854-1247724787.jpgIdentitas Buku

Judul Buku      : Be The New You

Penulis             : Wirda Mansur

Penerbit           : KataDepan

Tahun terbit     : 2018

Cetakan           : Cetakan pertama, April 2018

Tebal buku      : 282 halaman

Dimensi buku  : 13 x 19 cm

 

Resensi Buku Wirda Mansur, Be The New You

Buku Wirda Mansur, Be The New You berisi motivasi-motivasi yang cocok untuk anak muda. Dengan bahasa ringan yang dibawa melalui tulisan, Wirda menggiring opini setiap pembaca agar mau berubah menjadi lebih baik seperti apapun kesalahan di masa lalu. Kesalahan kita sebagai manusia tentu banyak mulai dari perihal percintaan, diri yang jatuh ke dalam maksiat, melupakan Allah, dan lain-lain. Namun, kita jangan sampai melupakan bahwa kasih sayang Allah itu luas. Allah Maha Mengampuni setiap hambaNya yang mau bertobat. Selain itu, Wirda juga mengajak pembaca untuk menata masa depan dengan penuh semangat dan percaya diri.

Continue reading “Resensi Buku Wirda Mansur, Be The New You”

Resensi Buku Gita Savitri Devi, Rentang Kisah

cover-depan-Rentang-KisahIdentitas buku

Judul : Rentang Kisah

Penulis : Gita Savitri Devi

Penerbit : Gagasmedia

Tahun terbit : 2017

Sinopsis

Buku yang berjudul Rentang Kisah karya Gita Savitri ini bercerita tentang masa kecil Gita Savitri dan berbagai fenomena kehidupan dengan banyak pelajaran berharga bagi Gita. Gita kecil bukanlah sosok yang senang dengan orang tua. Terutama ibunya. Gita kecil melihat ibunya sebagai sosok diktator dan menakutkan. Segala arahan dari ibu harus selalu ia turuti. Kalau tidak, ibunya bisa marah besar. Kemarahan itu yang membuat Gita kecil takut sekaligus membenci ibunya. Terkadang, Gita iri dengan teman-teman sebayanya yang bisa terlihat harmonis dan akrab dengan kedua orang tua mereka. Gita tidak bisa demikian. Satu-satunya hal bisa Gita lakukan adalah menuruti semua perintah ibunya. Alhasil, Gita sudah disibukkan dengan berbagai macam kursus sesuai arahan sang ibu. Kegiatan kursus Gita tersebut selalu diantar jemput oleh ibunya. Jarang bagi Gita untuk bisa nongkrong cantik bersama teman-temannya. Continue reading “Resensi Buku Gita Savitri Devi, Rentang Kisah”

Resensi Buku Kumpulan Cerpen berjudul La Tahzan!

Resensi Buku Kumpulan Cerpen berjudul La Tahzan!

wp-1517556080886-1121695500.jpgData buku

Judul buku      : La Tahzan! Kunci Bahagia Itu Simpel, Kok

Penerbit           : Sabil Yogyakarta

Tahun terbit     : Cetakan pertama 2015

Dimensi buku  :

Tebal buku      : 212 halaman

Sinopsis singkat

Buku yang berjudul La Tahzan ini berisi kumpulan cerita dari berbagai narasumber. Semua narasumber mengutip ayat-ayat Al Quran sebagai penunjang ceritanya walaupun hanya satu ayat. Kumpulan cerita yang berbentuk cerita ini memiliki beragam tema menarik. Ada yang memaparkan kisah hidupnya. Ada pula yang menuliskan opini pribadinya dengan maksud untuk memberi nasihat kepada pembaca. Gaya tulisan yang digunakan beberapa narasumber dalam menyampaikan tulisannya juga disampaikan dengan bahasa santai. Continue reading “Resensi Buku Kumpulan Cerpen berjudul La Tahzan!”

Resensi Buku karya Iman Budhi Santosa, Profesi Wong Cilik

wp-15172077234041057691694.jpgResensi Buku karya Iman Budhi Santosa, Profesi Wong Cilik

Data buku

Judul buku      : Profesi Wong Cilik

Penertbit          : Basabasi Yogyakarta

Tahun terbit     : November 2017

Dimensi buku  : 20×14 cm

Tebal buku      : 308 halaman

Sinopsis

Buku karya Iman Budhi Santosa yang berjudul Profesi Wong Cilik ini bercerita tentang hasil analisa dan pengalaman penulis dalam berinteraksi dengan pelaku pekerjaan yang dianggap remeh oleh masyarakat – atau yang disebut pekerjaan tradisional – serta memahami lakon wong cilik dalam budaya Jawa yang tanpa sadar turut mengukir sejarah dalam negeri ini. Orang Jawa dikenal dengan budaya filosofinya yang kental. Tak terkecuali filosofi kehidupan sering mereka selipkan dalam pekerjaan yang menjadi mata pencariannya sehari-hari. Namun, cara pandang masyara­kat Jawa era modern berubah seiring berjalannya waktu. Semua orang berbondong-bondong untuk mendapat pekerjaan dengan pangkat tinggi serta bergaji besar agar dihormati masyarakat sekitar. Mereka pun tidak menyenangi pekerjaan-pekerjaan tradisional yang secara logika memang cenderung mengeluarkan tenaga berlebih namun hasil kerjanya sedikit. Tak jarang, pekerjaan-pekerjaan baru yang lahir di zaman modern ini menggantikan pekerjaan-pekerjaan tradisional yang sudah menjadi mata pencarian wong cilik sejak dulu. Lambat laun, filosofi kehidupan yang selalu diterapkan dalam masyarakat Jawa zaman dulu dalam menjalani hidup semakin tergilas zaman. Meskipun demikian, rupanya masih ada segelintir masyarakat Jawa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan tradisional yang turun-temurun dilakukan oleh nenek moyang sebelum mereka. Continue reading “Resensi Buku karya Iman Budhi Santosa, Profesi Wong Cilik”

Resensi Novel terjemahan dan ulasan dari Damar Shashangka, Darmagandhul.

wp-15171139024612033400491.jpgData buku

Judul buku      : Darmagandhul – Kisah Kehancuran Jawa dan Ajaran-Ajaran Rahasia

Penerjemah      : Damar Shashangka

Penerbit           : Javanica

Tahun terbit     : Cetakan ke-2 Desember 2016

Dimensi buku  : 23×15 cm

Tebal buku     : 551 halaman

Sinopsis

Darmagandhul

Diterjemahkan dan diulas dari Serat Darmagandhul catatan induk asli peninggalan KRT. Tandhanagara, Surakarta.

Novel Darmagandhul, terjemahan dari Serat Darmagandhul asli peninggalan KRT. Tandhanagara, Surakarta, berkisah tentang percakapan tokoh bernama Darmagandhul dengan Kiai Kalamwadi. Pada suatu hari, Darmagandhul bertanya kepada Kiai Kalamwadi perihal mengapa orang Jawa berpindah agama menjadi agama Rasul (Islam). Kiai Kalamwadi pun menjelaskan secara runut sejarah dari cerita-cerita leluhur yang sudah ia dapatkan selama ini. Runtuhnya kerajaan Majapahit menjadi inti dari sejarah berpindahnya agama orang Jawa yang menganut Hindu-Budha menjadi Islam. Continue reading “Resensi Novel terjemahan dan ulasan dari Damar Shashangka, Darmagandhul.”

Resensi Buku Irfan L. Sarhindi, The Lost Story of Ka’bah

Resensi Buku Irfan L. Sarhindi, The Lost Story of Ka’bah. Fakta-Fakta Mencengangkan Seputar Baitullah

1c7e9e62-28e4-40b4-9266-5a6a1d995d7c

Judul buku : The Lost Story of Ka’bah. Fakta-fakta Mencenggangkan Seputar Ka’bah.

Penulis : Irfan L. Sarhindi

Penerbit : QultumMedia

Tahun terbit : 2013

Dimensi : 21 x 14 cm

Tebal buku : 322 halaman

Sinopsis

Pada dasarnya buku The Lost Story of Ka’bah menceritakan tentang sejarah siapa yang sebenarnya membangun Ka’bah untuk pertama kali. Mulai dari kisah masa lalu, masa sekarang hingga masa mendatang. Kisah diawali dengan Baitul Makmur, saudara kembar Ka’bah yang terletak di langit. Dahulu rumah Allah di bumi masih belum dibangun. Awal pembangunan Baitullah berdasarkan riwayat Ali bin Husain. Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang khalifah di muka Bumi.” (QS. Al Baqarah: 30). Malaikat menggugat pemberitahuan Allah. Mereka berpendapat bahwa manusia akan berbuat kerusakan dan melakukan pertumpahan darah sebagaimana yang dilakukan jin pada masa lalu. Malaikat protes, “Apakah Engkau hendak menjadikan di bumi itu orang-orang yang akan berbuat kerusakan padanya serta menumpahkan darah, sedangkan kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?” (QS. Al-Baqarah: 30). Continue reading “Resensi Buku Irfan L. Sarhindi, The Lost Story of Ka’bah”

Reach Your Dreams ala Wirda Mansur

Review Reach Your Dreams Wirda Mansur

Reach Your Dreams cover

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.
Itulah salah satu slogan yang ditancapkan kuat-kuat oleh Wirda dalam bukunya yang berjudul Reach Your Dreams. Dalam bukunya, Wirda menyatakan jika ingin meraih apapun mimpi kita, dahulukan Allah yang Maha Kaya dan Maha Pemilik Segalanya di alam semesta ini. Continue reading “Reach Your Dreams ala Wirda Mansur”

Santri Khilaf

Pada suatu hari, Ibuk memberikan bukti cintanya berbentuk kiriman jatah bulanan. Ibuk mengabari saya lewat Whatsapp. Siapa yang tidak senang dengan kabar gembira semacam ini.

Hari ini, Jumat, merupakan hari libur pondok. Ketika saya sedang bersantai sejenak melepas kesibukan hafalan, teman sekamar, Intan, mengajak saya ke toko buku Gramedia. Mata saya langsung berbinar senang. Kebetulan saya sedang ingin membeli buku Reach Your Dreams karya Wirda Mansur. Sedangkan Intan hanya ingin membeli buku LKS demi kebutuhan sekolah.

Continue reading “Santri Khilaf”

Jangan Meremehkan Apa Itu Pendidikan

Resensi novel Insya Allah, Aku Bisa Sekolah. Sinopsis novel Insya Allah, Aku Bisa Sekolah karya Dul Abdul Rahman.

“Daeng Gassing, sebenarnya soal menyekolahkan anak hanyalah soal komitmen orang tua saja” 

Itulah sekutip kalimat yang keluar dari mulut Ayah Samadin ketika berbicara dengan Daeng Gassing soal pendidikan. Ayah Samadin benar-benar menginginkan Samadin, anaknya, untuk bersemangat dalam menempuh pendidikan. Daeng Gassing sekali menyanggah perkataan Ayah Samadin ketika ia lebih memilih anaknya untuk mencari ikan di laut. Continue reading “Jangan Meremehkan Apa Itu Pendidikan”

Mengenal Uzbekistan bersama Kesebelasan GenHalilintar

Kesebelasan GenHalilintar, Uzbekistan Negara Sahabat. Sinopsis buku Kesebelasan GenHalilintar, Uzbekistan Negara Sahabat.

Siapa yang tidak kenal Gen Halilintar? Keluarga besar yang membuat orang tercengang karena terdiri dari ayah ibu dan sebelas orang anak. Keluarga besar ini sempat trend dan nangkring di berbagai media dan namanya semakin dikenal publik. Sebagai keluarga yang menginspirasi, alhasil Gen Halilintar menulis buku yang mengungkap tentang kehidupan mereka sehari-hari. Salah satu dari buku yang sudah saya baca adalah Uzbekistan Negara Sahabat setelah sebelumnya sempat membaca buku Kesebelasan GenHalilintar.

Buku Uzbekistan Negara Sahabat bukan seperti novel atau cerita apalah. Buku terbitan GenHalilintar ini semacam jurnal perjalanan dibanding dengan novel. Dari buku ini, kita seperti diajak jalan-jalan di Uzbekistan bersama GenHalilintar. Seperti yang dijelaskan dalam buku ini bahwasanya antara Uzbekistan dan Indonesia memiliki hubungan sejarah dan budaya yang rapat walau sempat berpisah sekian lama hingga tidak saling kenal. Dikatakan Soekarno, presiden pertama RI, pernah berkunjung ke Continue reading “Mengenal Uzbekistan bersama Kesebelasan GenHalilintar”

Inspirasi untuk Menabung

Kemarin ketika lebaran, saya berkunjung di rumah mbah kung. Di sana ada saudara sepupu saya, Kak Syifa. Kami bercerita banyak hal karena sudah lama sekali tidak bertemu. Terlebih setelah Kak Syifa masuk SMA karena ia bersekolah di boarding school. Kak Syifa tinggal di pondok dan sibuk sekali dengan segala aktivitas yang ada di sana. Jadilah kami berbagi cerita tentang pengalaman-pengalaman satu sama lain. Pastinya Kak Syifa memiliki cerita lebih banyak dan berkesan dibanding saya.

Kak Syifa itu suka menulis. Menulis sudah semacam hobi baginya. Kemanapun Kak Syifa pergi, ia selalu membawa buku tulis. Buku itulah yang akan menjadi tempatnya berekspresi. Dengan buku dan polpen yang selalu di tangan, apapun pengalaman dan perasaan yang baru saja ia rasakan langsung ditulis di buku. Jadi selama dua tahun terakhir di pondok, Kak Syifa sering menulis buku diari. Bagi Kak Syifa sendiri, menulis adalah ajang untuk memahat peradaban. Wow. Keren ya. Continue reading “Inspirasi untuk Menabung”

Sekarang atau Keburu Mati!

Sinopsis buku Sekarang atau Keburu Mati! karya Habibie Afsyah.

fuythfg
Cover depan buku. Ditulis sama Habibie sendiri.

Kemarin saya menyempatkan diri membaca buku tulisan Habibie Afsyah, Sekarang atau Keburu Mati. Buku ini menceritakan tentang kisah hidup seorang Habibie Afsyah yang aslinya seorang difabel. Ia terlahir sebagai difabel. Seumur hidupnya dihabiskan di atas kursi roda. Dari semenjak bangun hingga tidur kembali, ia butuh orang untuk membantu memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Bahkan ketika tidur pun, harus ada yang membantu Habibie untuk membalik tubuhnya. Hal ini menjaga kondisi Habibie supaya tetap nyaman.

Meski dalam kondisi yang serba terbatas, Habibie tidak pernah menyerah pada hidupnya. Ia tidak pernah berhenti dengan keadaan seperti itu. Habibie mulai mencoba bisnis di usia sangat muda. Tepatnya ketika masih SD. Dia merentalkan PS3 nya karena pada saat itu masih jarang ada anak-anak yang bisa bermain PS3. Dari situlah Habibie melihat peluang untuk menyewakan PS. Awalnya Continue reading “Sekarang atau Keburu Mati!”

Perjalanan Panjang Kerinduan

Resensi Novel Tere Liye, Rindu

Data buku

Judul novel     : Rindu

Pengarang      : Darwis Tere Liye

Penerbit         : Republika

Tahun terbit  : 2014

Tebal buku     : 544 halaman

 

Sinopsis

“Apalah arti memiliki, ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami?

Apalah arti kehilangan, ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apapun?

Wahai, bukankah banyak kerinduan saat kami hendak melupakan? Dan tak terbilang keinginan melupakan saat kami dalam rindu? Hingga rindu dan melupakan jaraknya setipis benang saja.”

Novel ini bercerita tentang perjalanan panjang sebuah kerinduan. Perjalanan kerinduan yang membawa banyak hal yang terbeban di hati. Mulai dari bagaimana ia menghadapi perjalanan dengan penuh dosa di masa lalu. Lalu seseorang yang melakukan perjalanannya dengan penuh kebencian. Ada punya dia yang kehilangan cintanya menjadi sebab mengapa ia melakukan perjalanan ini.

Cerita berlatar waktu pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Yakni pada masa ketika Belanda masih menduduki Indonesia. Pada masa itu, pemerintah Hindia Belanda memberikan layanan perjalanan haji untuk rakyat pribumi yang memiliki cukup uang. Perjalanan dilakukan lewat laut yakni menggunakan kapal uap besar yang merupakan perkembangan teknologi transportasi tercanggih pada masa itu. Salah satu kapal yang beroperasi untuk melakukan perjalanan haji ini adalah Blitar Holland. Di kapal besar inilah segala kisahnya dimulai.

 

Kelebihan dan kekurangan buku

Adapun kelebihan buku ini adalah alur ceritanya yang begitu menarik dan mengalir untuk dibaca. Juga menyajikan nuansa latar yang berbeda. Yakni peristiwa kehidupan yang terjadi di atas kapal ibarat kapal uap besar itu adalah sebuah kampung. Sedang kekurangan buku ini terletak pada sampul buku yang kurang begitu menarik. Tidak sebanding dengan isinya yang begitu menarik untuk dibaca