Napak Tilas Kenangan Sosok Guru

Bu Muna, guru mengajiku sedang asyik menulis sesuatu di selembar kertas kecil berwarna kuning.

“Kamu bisa baca ini?”, tanya Bu Muna menunjukkan hasil tulisannya. Aku menggeleng. Pasalnya tulisan yang ditunjukkan Bu Muna berupa tulisan arab tanpa harakat.

“Kalau gini? Udah bisa baca?”. Aku menggangguk meski caraku membaca tulisan tersebut masih terbata-bata. “Itu doa dari gurunya Bu Muna ketika Bu Muna mau mengikuti lomba tahfidz quran dulu.”.

“Yang jadi juara tingkat kabupaten itu ya ustadah?”.

“Iya! Itsna bener.”.

***

Continue reading “Napak Tilas Kenangan Sosok Guru”

Iklan

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Jember – Senin, 11 September 2017, Bapak Sumarjono, M.Si. selaku dosen mata kuliah Pancasila Universitas Jember sedang menerangkan materi Refleksi dan Tindakan atau to reflect and to act sebagai bagian dari suatu bangsa. Perbedaan antara negara maju dan berkembang sebenarnya bukan terletak pada umur berdirinya suatu negara. Sumber daya alam yang melimpah di suatu negara pun tidak menjamin akan membawa kemajuan bagi suatu negara. Sama seperti tolak ukur kedewasaan seseorang. Semakin banyak nominal umur tidak menjamin kedewasaan seseorang. Contohnya adalah Mesir dan India yang sudah berdiri kurang lebih sekitar 2000 tahun yang lalu tapi masih tetap miskin hingga sekarang. Padahal yang kita tahu, negara-negara di Timur Tengah seperti Mesir dan India memiliki banyak potensi sumber daya alam melimpah seperti minyak bumi. Jepang, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand adalah contoh negara-negara yang berdiri kurang lebih sekitar 150 tahun yang lalu, namun sudah memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa serta penduduknya tidak lagi mengalami kemiskinan. Wilayah Jepang sendiri hanya memiliki sekitar 20% sumber daya alam dari bidang peternakan dan pertanian untuk dikembangkan.

Continue reading “Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia”

Peringatan 1 Muharram 1439 di PPM Al Husna Jember

Acara Peringatan 1 Muharram 1439 di Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember.

Acara Peringatan Tahun Baru Hijriah 1439 di Pondok Pesantren Al Husna Jalan Kalimantan X 173 Tegal Boto Lor Sumbersari Jember. 

Acara dimulai ketika malam hari.


Di tengah padatnya lalu lintas tugas dan ospek, Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember mengadakan acara untuk memperingati tahun baru hijriah. Acaranya tidak terlepas dari lomba dengan seluruh santri putri sebagai partisipannya. Acara dilaksanakan mulai Rabu malam tanggal 20 September  2017 lalu disambung keesokan harinya dengan berbagai lomba lagi serta penutupan. Dikarenakan awal dimulai hari dalam Islam adalah selepas maghrib, seluruh santri Al Husna secara berjamaah membaca doa tahun baru.

Acara pada malam hari ini dimulai setelah solat Isya’ sekitar pukul 8. Seluruh santri diinstruksikan agar segera berkumpul di aula lantai tiga. Tak lupa mbak-mbak panitia yang bertugas memberikan selebaran dan snack sebagai penawar kantuk. Setelah sebagian besar santri Al Husna telah duduk di aula, acara diawali dengan nyanyian tim hadrah sebagai pembukaan dan hiburan. Setelah tim hadrah selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pondok. Rangkaian acara tersebut dilanjut dengan menyanyikan lagu Mars IPPNU Hubbul Wathon bersama-sama.

Continue reading “Peringatan 1 Muharram 1439 di PPM Al Husna Jember”

Maaf! Saya Kurang Beretika

wp-image-310733742
Suasana kelas saat mata kuliah. Terlihat salah satu teman sedang mempresentasikan materi pelajaran.

Tugas, tugas dan tugas. Masih belum lepas dari eurofia seorang mahasiswa baru, saya merasakan zona peralihan yang luar biasa berbeda. Setelah merasakan satu tahun lamanya tidak sekolah semenjak lulus SMA, kini saya benar-benar menempuh pendidikan kembali di jenjang perguruan tinggi. Seandainya dibuat studi banding, SMA dan kuliah adalah dua hal yang jauh berbeda. Mungkin di SMA kita akan belajar hanya dengan menunggu pembahasan dari guru. Kalau guru belum menerangkan otomatis kita tidak akan mempelajari. PR pun melimpah namun bisa secepat kilat terselesaikan. Entah dengan cara apapun. Coba bandingkan dengan kuliah ketika kita disuruh belajar mandiri serta berkelompok. Belum lagi tugas-tugas yang tidak ada matinya. Baru selesai satu, tumbuh yang lain. Tugas pun tidak bisa diselesaikan hanya dalam semalam dua malam melainkan bertahap dalam beberapa hari. Sebagai mahasiswa, kita juga dilarang keras copy paste hanya dari Google dan situs-situs tidak jelas lainnya. Dibutuhkan sumber refrensi yang terpercaya daripada hanya sekadar tautan bergaris bawah serta berwarna biru. Continue reading “Maaf! Saya Kurang Beretika”

Pemanfaatan Sistem Informasi untuk Membantu Pelaku Usaha atau Bisnis dalam Berkompetisi di Pasar

Pemanfaatan Sistem Informasi untuk Membantu Pelaku Usaha atau Bisnis dalam Berkompetisi di Pasar

Pemanfaatan sistem informasi yang mumpuni untuk membuat produk memiliki daya saing dan dikenal oleh banyak orang adalah melalui sistem informasi berbasis web. Website saat ini cukup digandrungi pelaku usaha atau bisnis mengingat telah berkembangnya teknologi dan semakin meleknya masyarakat dengan teknologi. Masyarakat sekarang sebagai target pasar pelaku bisnis sudah akrab dengan teknologi khususnya yang berhubungan dengan internet. Internet sendiri pada umumnya menyediakan website untuk user interface-nya.

Pemasaran produk yang efektif dan tepat sasaran salah satunya adalah melalui website. Dengan website, pelaku bisnis dapat menginput produk-produk, gambar dan deskripsi rinci mengenai produk yang ditawarkan dengan akses yang mudah selama ada jaringan internet. Selain itu, website pelaku bisnis mampu menampilkan fitur-fitur yang memudahkan transaksi jual beli sampai produk benar-benar sampai ke tangan konsumen tanpa harus berkunjung ke toko maupun melihat dan memegang produknya secara langsung.

Langkah-langkah yang dilakukan perusahaan dalam memasarkan produknya melalui sistem informasi berbasis web adalah sebagai berikut.

Membangun web

Pelaku bisnis harus menyiapkan rancangan website untuk menunjang pemasaran Continue reading “Pemanfaatan Sistem Informasi untuk Membantu Pelaku Usaha atau Bisnis dalam Berkompetisi di Pasar”

Matkul Interaksi Manusia dan Komputer

Gambar dari Edwardaditya

Selasa, 5 September 2017, Pak Anang Andrianto ST.,MT menerangkan materi tentang pengertian Interaksi Manusia dan Komputer. Sebelum itu, Pak Anang melakukan dialog interaktif bersama peserta kuliah hari itu dengan tema tentang apa tujuan kuliah bagi kita sebagai mahasiswa baru. Jawaban beragam diutarakan mulai dari para mahasiswa. Ada yang menjawab ingin mendapatkan selembar ijazah, demi mendapat pekerjaan layak, mendapat pengalaman lebih dalam dalam interaksi sosial dan mengembangkan ilmu pengetahuan, menuntut ilmu pengetahuan selama di kampus dan lain-lain. Pak Anang mengkritisi salah satu tujuan kita yaitu untuk menuntut ilmu pengetahuan selama di bangku perkuliahan.

Continue reading “Matkul Interaksi Manusia dan Komputer”

P2MABA Universitas Jember 2017

Pengenalan dan Pembinaan Mahasiswa Baru Universitas Jember September 2017

wp-image--1038446210
Dokumentasi dari Ruang Aula I.

Sabtu, 9 September 2017 adalah hari pertama diadakan Pengenalan dan Pembinaan Mahasiswa Baru Universitas Jember atau P2MABA setelah sebelumnya menjalani Pengenalan Kehidupan Kampus atau PK2 selama dua minggu. P2MABA ini diadakan secara serempak dan ditangani oleh fakultas masing-masing menurut Surat Keputusan dari Rektor Universitas Jember. Fakultas Ilmu Komputer sendiri melalui kakak-kakak panitia menyuruh mahasiswa barunya untuk membawa sarapan, kue basah dan air mineral. Tak lupa dresscode umum seperti kemeja putih, bawahan hitam dan sepatu pantofel hitam berkaus kaki. Tujuan P2MABA berdasarkan penuturan kakak panitia adalah sebagai sarana menyatukan Fasilkom dalam perbedaan prodi. Dari sini kita akan diajarkan agar menjadi kompak satu sama lain tanpa melihat perbedaan prodi antara Sistem Informasi dengan prodi baru seperti Teknologi Informasi maupun Informatika. Di P2MABA ini juga akan dilatih kedisiplinan sekaligus pengenalan dan simulasi bagaimana kehidupan di kampus.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua BEM ILKOM yakni Mas Edwin. Mas Edwin memberikan pernyataan singkat mengenai arti dari singkatan P2MABA. Orang-orang berkata bahwa P2MABA berarti Pembinasaan dan Pembullyan Mahasiswa Baru. Ada orang-orang lain yang mengatakan P2MABA berarti Perjodohan dan Penikungan Mahasiswa Baru. Gelak tawa mengisi seluruh ruangan. Mas Edwin juga bercerita tentang suka duka menjadi mahasiswa ilkom. Sekali mendengar prodi ilmu komputer, masyarakat awam langsung berpendapat bahwa mahasiwa di jurusan tersebut bisa memperbaiki segala jenis kerusakan pada komputer. Padahal dasarnya kita hanya ahli di bidang perangkat lunaknya saja.

Sambutan yang kedua datang dari Ketua Fasilkom yaitu Prof. Drs. Slamin M.Comp.Sc., Ph.D. Beliau menyampaikan beberapa hal kemudian membuka kegiatan P2MABA dengan ucapan basmallah. Acara dilanjutkan dengan pengenalan organisasi-organisasi di Fakultas termasuk BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa). Ada sembilan organisasi yang diperkenalkan kepada maba yaitu BEM, Himasif atau Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, BPM, Etalase yang mencakup kesenian, Mapala Balwana si pecinta alam, LAOS yang akrab dengan pemograman, Binary tentang dunia jurnalistik, dan Maco yaitu organisasi keolahragaan.

Acara diakhiri dengan seminar motivasi yang berjudul Tips dan Trik Sukses Studi, Berorganisasi dan Softskill dengan pemateri Diksy M Firmansyah S.Kom, M.Kom.

Setitik Harapan Kala Itu

Malamnya kota Malang. Foto dari elektro.um.ac.id

“Nol! Apakah takdir kita akan benar-benar di sini bersama-sama?”, tanya Alya saat berjalan di terotoar pada malam hari di kota Malang. Kala itu, kami berharap untuk tidak berjauhan saat menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri.

Iya, Yen! Aku pengen supaya kita sekolah di sekolah yang sama lagi. Agar kita bisa sama-sama saling menguatkan dalam keistiqomahan. 

***

“Jadi beberapa dari kalian akan mengikuti lomba untuk mewakili sekolah.”, ujar Bu Muna sembari memegang selembar kertas di hadapannya. “Ini mandat dari sekolah. Bu Muna disuruh memilih beberapa dari kalian. Jadi buat pengalaman ya.”, tambah beliau kemudian.

Pagi itu, selepas setoran mengaji, Bu Muna memberikan pengumuman pada seluruh muridnya. Beberapa waktu kemudian akan diadakan lomba dengan tema Al Quran di Universitas Malang. Lombanya bermacam-macam seperti lomba kaligrafi, karya tulis ilmiah, tartil, debat sampai hafalan. Responku biasa saja waktu mendengar berita tersebut.

“Itsna sama Alya ikut ya.”, ujar Bu Muna setelah menunjuk beberapa murid lain. Aku mlongo.
Continue reading “Setitik Harapan Kala Itu”

Metode Ketrampilan Komunikasi

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Mahasiswa Baru Universitas Jember tahun 2017

Salah satu pemateri Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Universitas Jember tahun 2017 yang berkesan bagi saya adalah Bu Ifrina Nuritha atau yang biasa disapa Bu Rina. Bu Rina menjelaskan materi berjudul Ketrampilan Berkomunikasi. Menurut pengertian perkata, ketrampilan berarti kemampuan sedangkan komunikasi adalah aktivitas dialog yang melibatkan minimal dua orang. Jadi secara keseluruhan, ketrampilan komunikasi berarti kemampuan bagaimana cara menjelaskan suatu materi agar dapat dipahami oleh lawan bicara.

Pemateri bergelar Magister Komputer ini menuturkan beberapa cara pengembangan ketrampilan komunikasi itu sendiri. Salah satu cara yang paling mendominasi adalah berani mengungkapkan pendapat. Jangan takut salah ketikamengungkapkan pendapat karena bisa jadi pendapat-pendapat kita bisa menjadi solusi atau jawaban yang tidak terduga dari suatu permasalahan. Keberanian ini harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Biasanya dosen akan lebih melihat mahasiswa yang berani mengungkapkan pemdapat atau pemikirannya. Hal ini didasari jika seorang mahasiswa mampu mengungkapkan pendapat, berarti ia memiliki sifat kritis untuk menelaah berbagai masalah di hadapannya.

Cara pengembangan ketrampilan komunikasi lainnya adalah dengan foccus discussion yang berarti tidak bergerombol. Bu Rina mengingatkan kepada kita agar menghilangkan budaya suka menggerombol. Bu Rina lebih menyarankan agar menjadi pribadi yang suka membaur dengan siapa saja. Jangan takut untuk menyapa orang baru tatkala berada di lingkungan yang dikenal atau lingkungan baru sekalipun. Jangan sungkan untuk bergaul dengan orang atau komunitas lain. Berkomunikasi dengan orang di luar komunitas kita akan membuat kita akan mendapat lebih banyak informasi atau sekadar sharing.  Continue reading “Metode Ketrampilan Komunikasi”

Serangkai Kisah di Pondok Quran #4 – Kepulangan Kali Pertama

Mondok adalah pengalaman yang luar biasa baru bagiku. Pertama kalinya jauh dari orang tua. Lalu aku mulai mengenal teman-teman baru dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Malang, Pasuruan, Lampung, Palembang, hingga NTT. Jujur saja, aku dahulu kala hampir tidak memiliki teman. Teman-temanku dulu hanya sebatas teman sekolah. Aku memang anak rumahan yang tidak tahu keasyikan dunia luar.

Aku merasakan malam pertama tidur di pondok hingga tak terasa satu bulan berlalu. Rumor-rumor perizinan pulang mulai berseliweran. Maklum saja dikarenakan kalender sudah menghabiskan usia November dan akan melahirkan Desember sekaligus pertanda akhir tahun menjelang. Musim libur semester yang sering dinantikan mbak-mbak mahasiswi pun akan segera dimulai. Mereka nampak bersorak kegirangan demi menyambut liburan. Tinggal menunggu pengumuman Abah Yai perihal kapan diperbolehkan pulang. Continue reading “Serangkai Kisah di Pondok Quran #4 – Kepulangan Kali Pertama”

Kegiatan PK2 Maba Universitar Jember Agustus 2017 (2)

Kegiatan PK2 Mahasiswa Baru Universitas Jember Agustus 2017.

Kegiatan PK2 Maba UNEJ 2017

fasefrew
Perkenalan dosen-dosen PSSI di ruang aula PSSI. Foto dari Instagram @slamingram

Materi kedua yang dibahas pada hari Selasa, 15 Agustus 2017 berkaitan dengan pengembangan kemahasiswaan di Universitas Jember. Bapak Anang Andrianto ST.,MT selaku pemateri memaparkan bahwa pengembangan diri dibagi menjadi dua, yakni soft skill dan hard skill. Soft skill berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar di kampus dan biasanya dipengaruhi oleh tingkat kecerdasaan seseorang. Sedangkan hard skill berhubungan dengan kegiatan ekstrakulikuler di luar kegiatan belajar seperti organisasi, UKM, dan lain-lain. Seringnya hard skill ini dapat melatih kecerdasan emosional seseorang atau EQ. Sebagainya bunyi Undang-undang Nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi pasal 14 ayat (1) yang menyatakan bahwa mahasiswa mengembangkan bakat, minat dan kemampuan dirinya melalui kegiatan kokirukuler Continue reading “Kegiatan PK2 Maba Universitar Jember Agustus 2017 (2)”

Malam ketika Mengingat Kematian

wp-1503209899080.
Kitab Kasyifatussaja warna ungu.

Ba’da maghrib acara di Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna di Jember masih seperti biasa. Selepas tadarus ringan di juz satu, para santri bergegas mengambil kitab Kasyifatussaja. Pada kesempatan kali ini Ibu Nyai sendiri yang mengisi acara ngaos kitab karena Bapak Yai yang masih menjalani ibadah haji. Malam ini, Ibu membahas tentang bab kematian.

Setiap manusia pasti akan menghadapi sakaratul maut. Entah seperti apapun hal-hal yang dilakukan semasa hidup ditentukan di sakaratul maut. Penentuan nasib seorang hamba di akhirat kelak apakah baik atau buruk ditentukan ketika sakaratul maut. Maka dari itu, seseorang yang sedang menghadapi pedihnya sakaratul maut perlu dibimbing oleh orang lain seperti misalnya sanak saudara. Ketika seseorang sedang tersiksa oleh sakaratul maut, setan mulai berdatangan menawarkan berbagai macam hal-hal berharga dengan jaminan akan menghilangkan rasa sakit yang luar biasa jika orang tersebut mau menerima Continue reading “Malam ketika Mengingat Kematian”

Kegiatan PK2 Maba Universitas Jember Agustus 2017 (1)

Kegiatan PK2 Mahasiswa Baru Universitas Jember Agustus 2017

Kegiatan PK2 Maba UNEJ 2017

Maba1_UNEJ-770x433
Dari unej.ac.id

Tak terasa tahun ajaran baru semester ganjil dalam dunia pendidikan sudah dimulai. Termasuk pada tingkat bangku perkuliahan. Universitas Jember sendiri secara resmi mengawali kegiatan PK2 (Pengenalan Kehidupan Kampus) pada hari Minggu tanggal 13 Agustus 2017. Hari pertama PK2 hanya diisi dengan gladi resik demi kesuksesan kegiatan Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru yang akan bertempat di Stadion Universitas Jember. Acara tersebut berlangsung dari pukul 3 hingga 5 sore. Pihak Universitas sengaja memilih waktu senja demi meminimalisir dampak lelah bagi maba. Beberapa fakultas sengaja tidak bubar terlebih dahulu setelah acara gladi resik untuk memberi sedikit sosialisasi tentang acara PK2 selama dua minggu ke depan.

Continue reading “Kegiatan PK2 Maba Universitas Jember Agustus 2017 (1)”

Serangkai Kisah di Pondok Quran #3 – Perempuan Berkerudung Hitam

Rasanya melelahkan sekali. Setiap hari harus mengaji dan mengaji. Tak lupa maju untuk setoran dan terus mengejar setoran. Terlebih aku takut kalau-kalau Abah menegur ketika bacaanku salah. Ketakutanku yang luar biasa terhadap Abah yang mendorongku untuk mengaji dengan keras dan berjam-jam. Tak terasa lelah ini mengantarkanku pada hari ketujuh aku hidup di pondok.

Selepas solat maghrib, aku turun ke aula. Suasana di aula masih sepi namun ada beberapa santri yang berpakaian seragam jubah merah hati dan berkerudung baby pinkMereka sibuk mengumpul dampar-dampar ke pinggir aula. Sedang beberapa yang lain sibuk check sound dan memegang rebana. Aku mengambil duduk bersila di sisi tiang sambil menikmati pemandangan sekitar. Berangsur-angsur, suasana mulai ramai. Seseorang duduk di sampingku. Ia mengenakan kerudung berwarna sama denganku yakni hitam. Continue reading “Serangkai Kisah di Pondok Quran #3 – Perempuan Berkerudung Hitam”

Secuil Peringatan

Tadi aku sedang asyik nderes. Kala itu, aku membaca juz 4 usai solat dhuhur berjamaah. Tepatnya adalah surat Ali Imron. Aku membaca perlahan dengan maksud agar tulisan ayat-ayat yang pernah susah payah aku hafalkan itu tidak terlupa. Saking pelannya membaca, kadang napas tidak kuat dan mengakibatkan bacaan salah. 

Ketika membaca satu ayat, aku benar-benar merasakan bahwa ayat yang kubaca salah. Aku pun benar-benar tahu dimana letak kesalahan yang kubaca. Tapi aku tetap melanjutkan membaca ayat tersebut hingga selesai. Baru saja ayat itu selesai kubaca, tiba-tiba seseorang di sebelah kananku duduk menegur.  Continue reading “Secuil Peringatan”