Kawanda, Sistem Informasi Penyimpanan dan Pengolahan Data Universitas Jember

Kawanda, Cloud Storage, Editing ang Group Communication

wp-1509000025631-2121805580.jpg
Gedung Soerachman Universitas Jember

Jember (26/10) – Hari ini, Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Informasi (UPTTI) Universitas Jember mengadakan sosialisasi dan pelatihan mengenai sistem informasi bernama Kawanda. UPTTI melalukan sosialisasi dan pelatihan tiga hari berturut-turut dengan mengundang 100 dosen, 100 tenaga administrasi serta 100 mahasiswa perwakilan dari setiap fakultas. Kawanda adalah sistem informasi yang digunakan untuk menyimpan dan mengolah data bagi pengguna. Kawanda dibentuk dengan Next Cloud yang merupakan open source penyimpanan data. Continue reading “Kawanda, Sistem Informasi Penyimpanan dan Pengolahan Data Universitas Jember”

Iklan

Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara

Pancasila 5
Pancasila memuat Bhineka Tunggal Ika. Gambar dari Ekominator

Paradigma memiliki pengertian yaitu suatu kerangka berpikir, cara berpikir serta pandangan hidup terhadap suatu hal. Jadi, pancasila sebagai paradigma kehidupan mengandung arti bahwa pancasila berperan sebagai kerangka acuan dari berbagai tindakan yang akan dilakukan oleh setiap individu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Pancasila sebagai paradigma kehidupan terbagi menjadi tiga komponen penting yaitu sebagai paradigma kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adapun dalam praktiknya, pancasila sebagai paradigma kehidupan bermasyarakat dapat ditemukan dalam sikap toleransi misalnya ketika kita hendak bertamu di rumah salah seorang teman yang akan keluar menjalankan ibadah rutin. Sikap kita setelah mengetahui kepentingan seorang teman tersebut hendaknya mempersilahkan ia untuk mendahulukan kepentingannya terlebih dahulu karena bertamu dapat dilakukan lain waktu. Contoh lain adalah perlunya musyawarah ketika memilih struktur kepengurusan baru dalam sebuah organisasi bukan secara sepihak sudah menentukan nama-nama baru untuk menggantikan kepengurusan lama. Musyawarah cukup penting untuk mempertimbangkan nama-nama calon pengurus untuk kebaikan organisasi itu sendiri di masa yang akan datang. Continue reading “Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara”

Al Husna Bersholawat

Al Husna Bersholawat dalam Rangka Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017

wp-1508603582009-1859935184.jpg
Panggung acara Al Husna Bersholawat

Jember (21/10) – Sabtu, 21 Oktober 2017, Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember mengadakan acara sholawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Acara berlangsung di kompleks Pondok Pesantren Al Husna sendiri dengan mengundang tim hadrah Muhibbul Musthofa sebagai bintang tamu utama. 

Acara Al Husna Bersholawat diawali dengan penampilan tim hadrah jebolan Pondok Pesantren Al Husna sendiri. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran lalu nyanyian Hubbul Wathon yang dinyanyikan serentak oleh seluruh hadirin. Tak lupa sambutan ringan Bapak Dr KH. Hammammudin M.HI. selaku pengasuh PPM Al Husna Jember.

Continue reading “Al Husna Bersholawat”

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia

Jember – Senin, 11 September 2017, Bapak Sumarjono, M.Si. selaku dosen mata kuliah Pancasila Universitas Jember sedang menerangkan materi Refleksi dan Tindakan atau to reflect and to act sebagai bagian dari suatu bangsa. Perbedaan antara negara maju dan berkembang sebenarnya bukan terletak pada umur berdirinya suatu negara. Sumber daya alam yang melimpah di suatu negara pun tidak menjamin akan membawa kemajuan bagi suatu negara. Sama seperti tolak ukur kedewasaan seseorang. Semakin banyak nominal umur tidak menjamin kedewasaan seseorang. Contohnya adalah Mesir dan India yang sudah berdiri kurang lebih sekitar 2000 tahun yang lalu tapi masih tetap miskin hingga sekarang. Padahal yang kita tahu, negara-negara di Timur Tengah seperti Mesir dan India memiliki banyak potensi sumber daya alam melimpah seperti minyak bumi. Jepang, Singapura, Kanada, Australia dan New Zealand adalah contoh negara-negara yang berdiri kurang lebih sekitar 150 tahun yang lalu, namun sudah memiliki kekuatan ekonomi yang luar biasa serta penduduknya tidak lagi mengalami kemiskinan. Wilayah Jepang sendiri hanya memiliki sekitar 20% sumber daya alam dari bidang peternakan dan pertanian untuk dikembangkan.

Continue reading “Refleksi dan Tindakan Kita sebagai Generasi Penerus Bangsa Indonesia”

Peringatan 1 Muharram 1439 di PPM Al Husna Jember

Acara Peringatan 1 Muharram 1439 di Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember.

Acara Peringatan Tahun Baru Hijriah 1439 di Pondok Pesantren Al Husna Jalan Kalimantan X 173 Tegal Boto Lor Sumbersari Jember. 

Acara dimulai ketika malam hari.


Di tengah padatnya lalu lintas tugas dan ospek, Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember mengadakan acara untuk memperingati tahun baru hijriah. Acaranya tidak terlepas dari lomba dengan seluruh santri putri sebagai partisipannya. Acara dilaksanakan mulai Rabu malam tanggal 20 September  2017 lalu disambung keesokan harinya dengan berbagai lomba lagi serta penutupan. Dikarenakan awal dimulai hari dalam Islam adalah selepas maghrib, seluruh santri Al Husna secara berjamaah membaca doa tahun baru.

Acara pada malam hari ini dimulai setelah solat Isya’ sekitar pukul 8. Seluruh santri diinstruksikan agar segera berkumpul di aula lantai tiga. Tak lupa mbak-mbak panitia yang bertugas memberikan selebaran dan snack sebagai penawar kantuk. Setelah sebagian besar santri Al Husna telah duduk di aula, acara diawali dengan nyanyian tim hadrah sebagai pembukaan dan hiburan. Setelah tim hadrah selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pondok. Rangkaian acara tersebut dilanjut dengan menyanyikan lagu Mars IPPNU Hubbul Wathon bersama-sama.

Continue reading “Peringatan 1 Muharram 1439 di PPM Al Husna Jember”

P2MABA Universitas Jember 2017

Pengenalan dan Pembinaan Mahasiswa Baru Universitas Jember September 2017

wp-image--1038446210
Dokumentasi dari Ruang Aula I.

Sabtu, 9 September 2017 adalah hari pertama diadakan Pengenalan dan Pembinaan Mahasiswa Baru Universitas Jember atau P2MABA setelah sebelumnya menjalani Pengenalan Kehidupan Kampus atau PK2 selama dua minggu. P2MABA ini diadakan secara serempak dan ditangani oleh fakultas masing-masing menurut Surat Keputusan dari Rektor Universitas Jember. Fakultas Ilmu Komputer sendiri melalui kakak-kakak panitia menyuruh mahasiswa barunya untuk membawa sarapan, kue basah dan air mineral. Tak lupa dresscode umum seperti kemeja putih, bawahan hitam dan sepatu pantofel hitam berkaus kaki. Tujuan P2MABA berdasarkan penuturan kakak panitia adalah sebagai sarana menyatukan Fasilkom dalam perbedaan prodi. Dari sini kita akan diajarkan agar menjadi kompak satu sama lain tanpa melihat perbedaan prodi antara Sistem Informasi dengan prodi baru seperti Teknologi Informasi maupun Informatika. Di P2MABA ini juga akan dilatih kedisiplinan sekaligus pengenalan dan simulasi bagaimana kehidupan di kampus.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua BEM ILKOM yakni Mas Edwin. Mas Edwin memberikan pernyataan singkat mengenai arti dari singkatan P2MABA. Orang-orang berkata bahwa P2MABA berarti Pembinasaan dan Pembullyan Mahasiswa Baru. Ada orang-orang lain yang mengatakan P2MABA berarti Perjodohan dan Penikungan Mahasiswa Baru. Gelak tawa mengisi seluruh ruangan. Mas Edwin juga bercerita tentang suka duka menjadi mahasiswa ilkom. Sekali mendengar prodi ilmu komputer, masyarakat awam langsung berpendapat bahwa mahasiwa di jurusan tersebut bisa memperbaiki segala jenis kerusakan pada komputer. Padahal dasarnya kita hanya ahli di bidang perangkat lunaknya saja.

Sambutan yang kedua datang dari Ketua Fasilkom yaitu Prof. Drs. Slamin M.Comp.Sc., Ph.D. Beliau menyampaikan beberapa hal kemudian membuka kegiatan P2MABA dengan ucapan basmallah. Acara dilanjutkan dengan pengenalan organisasi-organisasi di Fakultas termasuk BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa). Ada sembilan organisasi yang diperkenalkan kepada maba yaitu BEM, Himasif atau Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, BPM, Etalase yang mencakup kesenian, Mapala Balwana si pecinta alam, LAOS yang akrab dengan pemograman, Binary tentang dunia jurnalistik, dan Maco yaitu organisasi keolahragaan.

Acara diakhiri dengan seminar motivasi yang berjudul Tips dan Trik Sukses Studi, Berorganisasi dan Softskill dengan pemateri Diksy M Firmansyah S.Kom, M.Kom.

Metode Ketrampilan Komunikasi

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Mahasiswa Baru Universitas Jember tahun 2017

Salah satu pemateri Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Universitas Jember tahun 2017 yang berkesan bagi saya adalah Bu Ifrina Nuritha atau yang biasa disapa Bu Rina. Bu Rina menjelaskan materi berjudul Ketrampilan Berkomunikasi. Menurut pengertian perkata, ketrampilan berarti kemampuan sedangkan komunikasi adalah aktivitas dialog yang melibatkan minimal dua orang. Jadi secara keseluruhan, ketrampilan komunikasi berarti kemampuan bagaimana cara menjelaskan suatu materi agar dapat dipahami oleh lawan bicara.

Pemateri bergelar Magister Komputer ini menuturkan beberapa cara pengembangan ketrampilan komunikasi itu sendiri. Salah satu cara yang paling mendominasi adalah berani mengungkapkan pendapat. Jangan takut salah ketikamengungkapkan pendapat karena bisa jadi pendapat-pendapat kita bisa menjadi solusi atau jawaban yang tidak terduga dari suatu permasalahan. Keberanian ini harus dimiliki oleh seorang mahasiswa. Biasanya dosen akan lebih melihat mahasiswa yang berani mengungkapkan pemdapat atau pemikirannya. Hal ini didasari jika seorang mahasiswa mampu mengungkapkan pendapat, berarti ia memiliki sifat kritis untuk menelaah berbagai masalah di hadapannya.

Cara pengembangan ketrampilan komunikasi lainnya adalah dengan foccus discussion yang berarti tidak bergerombol. Bu Rina mengingatkan kepada kita agar menghilangkan budaya suka menggerombol. Bu Rina lebih menyarankan agar menjadi pribadi yang suka membaur dengan siapa saja. Jangan takut untuk menyapa orang baru tatkala berada di lingkungan yang dikenal atau lingkungan baru sekalipun. Jangan sungkan untuk bergaul dengan orang atau komunitas lain. Berkomunikasi dengan orang di luar komunitas kita akan membuat kita akan mendapat lebih banyak informasi atau sekadar sharing.  Continue reading “Metode Ketrampilan Komunikasi”