Reach Your Dreams ala Wirda Mansur

Review Reach Your Dreams Wirda Mansur

Reach Your Dreams cover

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.
Itulah salah satu slogan yang ditancapkan kuat-kuat oleh Wirda dalam bukunya yang berjudul Reach Your Dreams. Dalam bukunya, Wirda menyatakan jika ingin meraih apapun mimpi kita, dahulukan Allah yang Maha Kaya dan Maha Pemilik Segalanya di alam semesta ini. Continue reading “Reach Your Dreams ala Wirda Mansur”

Iklan

Prediksi Alur Kesempurnaan Cinta

Setelah selesai menonton episode keempat dalam serial Kesempurnaan Cinta season 2 di NET TV, lagi-lagi rasanya campur aduk. Terutama baper banget sama sikap Satria yang membingungkan. Dari episode keempat, Satria seperti menaruh perhatian kepada Hana dan Renata. Awalnya saya mengira Satria hanya perhatian dengan Renata. Ternyata ia juga perhatian dengan Hana.

nm
Saat Satria menunjukkan perhatiannya ke Hana

 

Continue reading “Prediksi Alur Kesempurnaan Cinta”

Kesempurnaan Cinta yang Semakin Greget

Senja hari setelah menonton serial Kesempurnaan Cinta Season 2 di NET TV, perasaan saya langsung campur aduk. Entah antara penasaran, baper, kagum, dan lain-lain. Semenjak penayangan perdananya pada Senin, 22 Agustus 2016, serial Kesempurnaan Cinta Season 2 menyajikan kelanjutan cerita perjalanan Satria untuk mencari sosok ibu baru bagi kedua anaknya. Mengapa disebut kelanjutan? Karena pada Kesempurnaan Cinta season 1 memiliki akhir yang menggantung ketika Satria masih diliputi kebimbangan untuk memilih antara Hana atau Renata. Bisa dipastikan bahwa season 2 ini adalah jawaban akan siapa akan dipilih Satria pada akhirnya. Saya ingin me-review sedikit

Continue reading “Kesempurnaan Cinta yang Semakin Greget”

Lebih Mengenal tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang

Kemarin saya sempat melihat video review tentang hutan Aokigahara yang terletak di kaki gunung Fuji, salah satu tempat bunuh diri favorit bagi orang jepang. Sebuah hutan yang seharusnya hijau nan indah, justru menjadi destinasi terakhir seseorang untuk mengakhiri kehidupannya. Tak heran jika suasanya di hutan ini begitu aneh.

Video yang diunggah di Youtube pada tahun 2012 ini seakan mengajak kita untuk memasuki hutan Aoklgahara. Ditemani seorang patroli hutan bunuh diri, Azusa Hayano, kita dipandu untuk berkeliling di hutan bunuh diri ini. Sebelumnya, kita dapat melihat di area parkir betapa banyak mobil-mobil yang terparkir. Azusa memberi tahu bahwa para pemilik mobil ini memasuki hutan dan tidak pernah kembali. Berapa lama mobil terpakir di sana terlihat dari kondisi mobil yang lambat laun rusak. Saat berjalan di jalan masuk hutan, ditemukan sebuah papan yang berisi himbauan agar tidak melakukan bunuh diri. Ketika memasuki hutan lebih dalam, walaupun tidak ditemukan mayat satu pun, namun kita bisa melihat begitu banyak pernak-pernik yang sekiranya digunakan seseorang untuk bunuh diri. Continue reading “Lebih Mengenal tentang Hutan Bunuh Diri di Jepang”

Gebyar Seminar Perguruan Tinggi 2016 bersama Forasta Tulungagung

image
Banner seminar yang diadakan Forasta Tulungagung

Hari ini, 10 Januari 2016, saya menyempatkan diri untuk menghadiri acara seminar perguruan tinggi yang diadakan oleh Forum Alumni SMK se-Tulungagung atau disingkat Forasta. Setelah sebelumnya mendapat broadcast acara ini melalui Line, saya bisa mengetahui adanya acara ini.

Acara yang diadakan Forasta berjudul Seminar Perguruan Tinggi 2016 dengan mengundang dua belas perguruan tinggi ternama diantaranya IAIN Tulungagung, Universitas Negeri Jember (UNEJ), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Sebelas Marat (UNS), Universitas Brawijaya, Universitas Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, Politeknik Elektro Negeri Surabaya (PENS), Continue reading “Gebyar Seminar Perguruan Tinggi 2016 bersama Forasta Tulungagung”

Generasi Copy Paste

From lifehacker.com
From lifehacker.com

Saya teringat pada salah satu pengajian yang saya ikuti pada Minggu, 20 September 2015. Nasasumber adalah orang asli Tulungagung. Hanya saja beliau sudah melalang buana ke luar kota guna menyelesaikan studinya hingga bergelar doktor. Sayang saya justru lupa mencatat namanya. Jadi, kita sebut saja ‘beliau’.

Waktu itu, beliau membahas masalah perbedaan generasi. Terutama generasi orang tua dengan anak. Tidak dapat dipungkiri bahwa dulu dan sekarang memang berbeda. Seperti pada generasi orang tua yang ‘dulu’ dan generasi anaknya yang ‘sekarang’. Beliau mengatakan bahwa anak-anak kita kelak akan melihat dunia dengan cara pandang yang berbeda. Bisa jadi akan sangat berbeda dari kita yang sudah lebih dulu menjejaki kehidupan. Karena faktanya, dunia yang terlihat saat zaman anak-anakmu sudah memiliki rupa yang berbeda. Contoh sederhananya adalah keadaan dunia pada tahun-tahun abad ke-9 dimana komunikasi masih berupa media cetak. Kita dulu menganggap bahwa komunikasi dengan orang jauh itu sulit. Coba bandingkan dengan wajah dunia abad ke-21 yang menjadi era perkembangan IPTEK Continue reading “Generasi Copy Paste”

Lebih Dahulukan Kualitas daripada Kuantitas

quality-500958_640
From pixabay.com

Pasti Anda pernah membahas tentang kualitas dan juga kuantitas. Yaps, kedua unsur tersebut memang cukup penting bagi kehidupan kita. Kualitas dan kuantitas sendiri memiliki arti yang berbeda. Kualitas sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah tingkat baik buruknya suatu kadar dan mutu. Bila diaplikasikan dengan kepribadian seseorang adalah orang yang memiliki kepribadian baik. Sedang pengertian kuantitas berdasarkan sumber yang sama berarti banyaknya jumlah benda atau sesuatu. Tapi tahukah Anda bahwa semakin ke sini masyarakat lebih mementingkan kuantitas saja dibandigkan kualitas?

Continue reading “Lebih Dahulukan Kualitas daripada Kuantitas”