Babak Baru Serial Webtoon Ghost Wife – Selepas Kepergian Euna

Ghost Wife – Kepergian Euna

Kemarin, serial Webtoon berjudul Ghost Wife rupanya telah memasuki babak cerita baru yaitu kisah yang terjadi pada Dan Yang selepas kepergian Euna.

Episode 128 diawali dengan munculnya seseorang berperawakan persis Dan namun memiliki warna rambut persis Euna. Ia berjaga upacara pemakaman Euna. Tanpa disangka, seseorang itu bernama Eunhu, anak dari Dan Yang dan Euna. Rupanya Dan Yang dan Euna sempat menikah dan memiliki seorang anak laki-laki.

Lanjutkan membaca “Babak Baru Serial Webtoon Ghost Wife – Selepas Kepergian Euna”

Iklan

Syarat Penghafal Al Quran, Lek Iso

Kemarin saya mendapatkan wejangan yang sangat menarik dari salah seorang guru setelah lebih dari setahun tidak bersua. Beliau adalah Abah Yai Chusaini, pendiri PPTQ Nurul Furqon Malang. Terlepas beliau masih mengingat saya atau tidak setelah sekian lama tidak pernah bertemu.

Waktu itu saya beserta rombongan dari Jember melakukan studi banding guna memperbaiki sistem hafalan Al Quran kami yang masih merupakan program baru dari Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna. Kala itu kita masih bingung dengan sistem hafalan yang cocok untuk kita yang notabene sibuk kuliah tapi tetap gigih menghafalkan Al Quran. Akhirnya diadakan rencana studi banding.

Tidak mudah mencari pondok pesantren yang satu style dengan kita, sibuk kuliah dan sibuk menghafal Al Quran. Kebanyakan pondok pesantren jika pondok tahfidz maka santri diisolasi dari kehidupan luar. Mereka pasti tidak memegang handphone atau alat komunikasi apapun sehingga mereka sangat fokus. Bahkan mereka bisa saja tidak diizinkan keluar pondok meskipun hanya sebentar.

Lanjutkan membaca “Syarat Penghafal Al Quran, Lek Iso”

Resensi Novel Sejarah Sabda Palon – Kisah Nusantara yang Disembunyikan

Resensi Novel Sejarah Sabda Palon – Kisah Nusantara yang Disembunyikan

Identitas buku

Judul : Sabda Palon

Penulis : Damar Shashangka

Penerbit : Dolphin

Tahun terbit : Cetakan kedua, Januari 2017

Tebal buku : 447 halaman

Sinopsis

Cerita sejarah ini berlatar pada tahun 1400-an Masehi, tepat menjelang keruntuhan Majapahit. Kala itu, agam Islam sudah berkembang pesat di berbagai daerah kekuasaan Majapahit. Hal ini membuat pemerintah Majapahit tergerak untuk mengadakan menteri yang bertugas khusus untuk mengurus agama Islam. Majapahit sendiri sudah memiliki menteri khusus untuk mengurus agama Hindu dan Budha. Keluarga Keraton Keling, Bhre Kertabhumi atas usulan istrinya, Dewi Amarawati, mengutus Syekh Ibrahim Al-Akbar untuk mengurus agama Islam di Majapahit. Dewi Amarawati merupakan putri Champa sekaligus adik dari Syekh Ibrahim Al-Akbar. Secara otomatis, Syekh Ibrahim yang masih keturunan Rasulullah SAW memiliki hubungan kekerabatan dengan penguasa Majapahit.

Lanjutkan membaca “Resensi Novel Sejarah Sabda Palon – Kisah Nusantara yang Disembunyikan”

Mbak Bidadari

Di pondok pesantren membuat kita mampu berteman dengan semua orang dari berbagai golongan yang pada dasarnya mencintai kesederhanaan.

Saya memulai karier menjadi mahasantri (mahasiswi sekaligus santri) di Pondok Pesantren Mahasiswi Al Husna Jember. Kenapa ada embel-embel “mahasiswi”? Karena pondok pesantren ini memang khusus untuk mewadahi mahasiswi yang ingin memperdalam ilmu agama dan menjaga diri daripada bengong di kamar kos. Sebutan lainnya adalah “Pondok Daripada”. Daripada di kos, daripada kesepian, daripada bingung, mending ke Al Husna aja. Begitu katanya.

Lanjutkan membaca “Mbak Bidadari”

Kenangan Tanggal Tujuh

Sumber gambar : Unsplash

Selamat ulang tahun, Itsna!

Masih dalam nuansa ulang tahun yang sudah saya posting sebelumnya di sini, saya tiba-tiba teringat dengan salah satu teman masa SMP. Dia bernama Jasmin. Orangnya cantik lagi pintar. Tubuhnya juga ideal. Dia seperti terlihat sempurna sampai-sampai mata minusnya tertutupi dengan kesempurnaannya.

Kami bersekolah di SMP Al Azhaar. Waktu zaman kami masih sekolah, murid-murid biasa melakukan rutinitas solat jamaah yang memang sudah menjadi agenda full day school. Kondisi sekarang sudah berbeda. Murid di SMP Al Azhaar semakin banyak. Jadi, kami harus solat di hall sekolah yang dikepung oleh kebun jagung yang luas nan sejuk. Saya dan Jasmin masih menangi transisi antara solat di aula lantai dua menuju hall lantai satu.

Lanjutkan membaca “Kenangan Tanggal Tujuh”

Resensi Perbandingan Buku Lambe Akrobat dan Para Bajingan yang Menyenangkan

Resensi Perbandingan Buku Lambe Akrobat dan Para Bajingan yang Menyenangkan

Beberapa hari yang lalu, saya berhasil menamatkan bacaan dari dua buku yang berbeda. Buku pertama adalah Para Bajingan yang Menyenangkan karya Puthut Ea dan buku kedua adalah Lambe Akrobat, Kisah Geng Koplo dan Keluarga Hansip karya Agus Mulyadi. Kedua buku ini mengangkat tema tulisan jenaka. Ada saja di sudut tertentu pada kedua buku tersebut yang membuat saya tertawa sendiri.

Lanjutkan membaca “Resensi Perbandingan Buku Lambe Akrobat dan Para Bajingan yang Menyenangkan”

Selamat ulang tahun, Itsna!

Hari ini memang bukan hari kelahiran seorang tokoh besar. Tapi, hari ini adalah hari kelahiran seseorang yang kelak akan menjadi orang besar dan mampu menebar manfaat bagi orang lain. 7 November 2018. Sebuah momentum untuk mengenang bahwa saya sudah tua – jika dibandingkan dengan kawan-kawan kuliah dan sebagai pengingat bahwa umur saya di dunia ini sudah berkurang satu tahun.

Karena bukan merupakan tradisi, acapkali saya mengabaikan apa itu hari ulang tahun. Saya tidak ingat hari ulang tahun teman-teman saya. Terlebih ulang tahun saya sendiri. Saya memang jarang memeriahkan hari kelahiran. Keluarga saya tidak serta merta merayakan hari ulang tahun. Orang tua saya saja lupa dengan ulang tahun saya sendiri.

Lanjutkan membaca “Selamat ulang tahun, Itsna!”