Kegiatan PK2 Maba Universitas Jember Agustus 2017 (1)


Kegiatan PK2 Mahasiswa Baru Universitas Jember Agustus 2017

Kegiatan PK2 Maba UNEJ 2017

Maba1_UNEJ-770x433
Dari unej.ac.id

Tak terasa tahun ajaran baru semester ganjil dalam dunia pendidikan sudah dimulai. Termasuk pada tingkat bangku perkuliahan. Universitas Jember sendiri secara resmi mengawali kegiatan PK2 (Pengenalan Kehidupan Kampus) pada hari Minggu tanggal 13 Agustus 2017. Hari pertama PK2 hanya diisi dengan gladi resik demi kesuksesan kegiatan Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru yang akan bertempat di Stadion Universitas Jember. Acara tersebut berlangsung dari pukul 3 hingga 5 sore. Pihak Universitas sengaja memilih waktu senja demi meminimalisir dampak lelah bagi maba. Beberapa fakultas sengaja tidak bubar terlebih dahulu setelah acara gladi resik untuk memberi sedikit sosialisasi tentang acara PK2 selama dua minggu ke depan.

Senin, 14 Agustus 2017, kita diwajibkan hadir pukul 6 pagi dan maksimal pukul setengah 7 untuk menghindari keterlambatan sesuai saran kakak tingkat kemarin. Tak lupa sarapan agar kondisi raga bisa kuat menahan terik panas matahari ketika berjam-jam berdiri di lapangan. Upacara Pelantikan Mahasiswa Baru berlangsung cukup meriah. Nuansa tujuh belas agustus kentara sekali dengan adanya sekumpulan balon merah dan putih yang tersusun di setiap sudut Stadion Universitas Jember. Tak lupa pemutaran lagu Hymne dan Mars Universitas Jember yang sengaja diperdengarkan untuk seluruh maba. Dilanjutkan dengan pidato Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, M.Sc., Ph.D yang tak lepas dari tema kemerdakaan dan semangat pemuda-pemudi generasi penerus bangsa agar terus mencetak prestasi serta mampu mengharumkan nama Universitas Jember bahkan Negara Indonesia di kancah internasional. Upacara diakhiri dengan seluruh maba menuju fakultas masing-masing dan mendapat pengarahan kegiatan PK2 yang lebih spesifik dari kakak-kakak panitia.

WhatsApp Image 2017-08-19 at 11.22.29 PM
Pelepasan balon merah putih dari Stadion Universitas Jember. Foto dari berbagai sumber.

Hari kedua, tepatnya Selasa, 15 Agustus 2017, maba diperkenalkan dengan lagu Hymne dan Mars Universitas Jember melalui penampilan paduan suara fakultas dengan suara merdu. Setelah selesai menyanyikan lagu hymne dan mars lalu belajar menyanyikan bersama, maba diberikan beberapa materi menarik yang sudah disiapkan oleh pihak Universitas. Salah satu materinya adalah tentang pengenalan sistem dunia perkuliahan serta bagaimana strategi belajar di perguruan tinggi. Dr. Antonius Cahya Prihandoko M.App.Sc, Ph.D selaku pemateri menyampaikan bahwa di bangku kuliah kita bisa memilih mata kuliah apa saja yang akan atau ingin dipelajari. Pihak Universitas sudah mengajukan beberapa mata kuliah sebelumnya.  Berbeda dengan SMA/K dengan sistem pelajaran perpaket yang ditentukan langsung oleh pihak  sekolah. Bagi maba, untuk mengawali pembelajaran di semester satu sudah ditentukan per paket mata kuliah. Hal ini dimaksudkan karena maba dianggap belum mengerti bagaimana merancang Kartu Rencana Studi atau KRS. Untuk semester satu dan dua, mata kuliah yang akan diambil masih ditentukan oleh pihak Universitas menggunakan sistem per paket. Untuk semester 3 dan seterusnya, mahasiswa dapat menentukan mata kuliah apa saja yang ingin diambil. Pengambilan mata kuliah sendiri juga atas saran dan bimbingan dari Dosen Pembimbing Akademik atau DPA. Jumlah kuota SKS yang akan dibebankan oleh mahasiswa juga tergantung oleh nilai IPK pada semester sebelumnya. Jika IPK-nya bagus, maka mahasiswa dapat mengambil beban belajar maksimal per semester yakni 24 SKS. Jika IPK-nya kurang baik, maka pihak Universitas akan mengurangi beban SKS sesuai kemampuan.

Pemateri yang notabene adalah lulusan S1 Pendidikan Matematika mengatakan bahwa cepat lambatnya menyelesaikan masa studi itu sendiri dipengaruhi oleh banyak faktor. Maka dari itu dibutuhkan strategi belajar yang baik untuk menghadapi sistem belajar di bangku kuliah. Salah satu contohnya adalah mengambil beberapa mata kuliah kelas atas dengan mengatur SKS yang diambil atau pemilihan waktu pelaksanaan KKN atau PKL. Pelaksanaan KKN sendiri disarankan untuk mencari waktu ketika liburan karena pada saat itu kegiatan perkuliahan sedang nonaktif. Pengambilan waktu KKN ketika liburan tidak akan memotong waktu kuliah sehingga jatah mata kuliah tetap bisa diambil dan lebih memungkinkan untuk mempersingkat waktu kuliah.

Lulusan James Cook University di Australia ini juga menjelaskan bahwa kehadiran dan kuliah itu berpengaruh penting dengan presentase kehadiran minimal 75% dan kuliah minimal 80%. Presensi itu tidak termasuk izin, sakit dan lain-lain. Jika presensi kurang dari itu, maka mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian dan berarti ia tidak akan mendapatkan nilai. Dispensasinya adalah mahasiswa tersebut akan diberikan waktu pengganti yang harus dipenuhi yaitu di semester antara atau yang biasa dikenal dengan semester pendek. Tentunya pelaksanaan semester pendek memiliki aturan tersendiri seperti pembayaran lagi per SKS, peserta semester pendek minimal 10 orang dan tergantung bagaimana keinginan dosen itu sendiri. Karena semester pendek mengambil waktu ketika liburan, terkadang dosen tidak mau untuk mengajar. Dalam semester pendek pun masih ada kemungkinan tidak lulus. Hal itu dikarenakan dosen mengambil nilai berdasarkan nilai terakhir bukan nilai terbaik. Contohnya jika pada UAS semester ganjil seorang mahasiswa mendapat nilai C dan ketika dia mengikuti semester pendek mendapat nilai D, maka nilai D yang akan diambil dosen. Dosen berpandapat bahwa sebagai mahasiswa semester pendek berarti ia sudah pernah mempelajari mata kuliah itu sebelumnya dan dianggap sudah sedikit banyak menguasai mata kuliah tersebut.

Selanjutnya, Bapak Antonius menjelaskan tentang kegiatan apa saja yang ada di kampus. Kampus sendiri memiliki kegiatan-kegiatan antara lain kuliah, praktikum, diskusi, seminar dan penulisan karya tulis ilmiah. Sebelum perkuliahan dimulai, setiap mahasiswa akan mendapatkan satu DPA sebagai orang tua pembimbing selama belajar di kampus. Setiap mahasiswa dapat berdikusi dengan DPA-nya masing-masing utamanya untuk menentukan mata kuliah yang akan diambil. Beruntung Universitas Jember melengkapi dirinya dengan Sistem Informasi Terpadu Universitas Jember atau Sister. Jadi kita tidak perlu bertatap muka langsung dengan DPA untuk pengambilan mata kuliah. Namun ada baiknya jika kita sebagai mahasiswa memanfaatkan DPA dengan sebaik-baiknya dalam menentukan langkah apa saja yang akan diambil selama di bangku perkuliahan.

Kuliah biasanya diawali dengan kontrak kuliah dengan dosen yang bersangkutan. Kontrak kuliah bisa berkaitan dengan mata kuliah, jadwal, evaluasi, refrensi dan peraturan lain yang sudah diatur dosen atau telah disepakati bersama. Kuliah berlangsung selama 16 minggu dengan beban 24 SKS. Biasanya kuliah berlangsung selama Senin hingga Kamis. Tergantung dengan jadwal kuliah yang tersedia.

SKS itu sendiri dijelaskan bahwa satu kali pertemuan per SKS umumnya adalah 50 menit. SKS terdiri menjadi tiga tipe yaitu hanya tatap muka, praktikum dan kerja di lapangan. Pendalaman materi adalah 2 x 60 menit dengan presentase 60 menit program struktur yakni diajarkan teori dan 60 menit untuk belajar mandiri. Ini berlaku untuk SKS yang isinya hanya tatap muka dengan dosen. Berbeda dengan praktikum. Satu kali praktikum biasanya berlangsung 2 sampai 3 jam. Untuk tatap muka, diberikan waktu pendalaman 2 x 60 menit dengan presentase 60 menit untuk persiapan materi atau pendalaman dan 60 menit untuk pemahaman laporan serta materi. SKS jenis kerja di lapangan adalah KKN atau PKL.

bagian kedua. . . . .

Iklan

Satu tanggapan untuk “Kegiatan PK2 Maba Universitas Jember Agustus 2017 (1)

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s