Belajar Filosofi Kehidupan dari Tangan Terluka

Beberapa hari yang lalu, tangan saya terluka akibat terkena pecahan beling. Tepatnya, pecahan beling tanpa sengaja menusuk ibu jari tangan kanan saya. Lukanya memang tidak parah, namun cukup untuk membuat saya merasa kesakitan.

Awalnya, saya merasa sedikit putus asa ketika jempol ini harus terluka karena tidak bisa ngapa-ngapain. Dibuat pegang ini sakit, dibuat membawa sesuatu susah, dibuat untuk menulis apalagi. Karena terluka, alhasil saya mengandalkan empat jari lainnya yang masih sehat. Rasanya semacam enggan beraktifitas karena merasa tidak bisa melakukan sesuatu ketika jempol sakit.

Hampir seminggu saya tidak menulis karena merasa tidak bisa memegang polpen. Namun, saya teringat akan tugas Sekolah Inggris dari kak Budi Waluyo yang belum saya kerjakan. Hingga ketika mepet akhir pekan, yaitu hari Sabtu, saya ngebut mempelajari dan mengerjakan soal-soal latihan Bahasa Inggris beserta soal-soal

Continue reading “Belajar Filosofi Kehidupan dari Tangan Terluka”