Setiap Pilihan Kita akan Dimintai Pertanggungjawaban


Kita tidak bisa memilih darimana kita dilahirkan, kita lahir dari orang tua mana, terlahir dari keturunan kaya atau miskin, berkulit putih atau hitam, berwajah rupawan atau jelek. Tapi kita bisa memilih:

1. Siapa teman-teman kita

2. Siapa kita di masa depan (baik atau buruk)

3. Siapa yang akan menjadi pendamping hidup kita

Teman dan lingkungan turut memengaruhi kita

Perumpamaan berteman dengan orang yang baik atau buruk ibarat berteman dengan penjual minyak wangi atau seorang pandai besi. Pasti sudah banyak yang mendengar dan tahu tentang perumpamaan ini. Betapa berpengaruhnya teman dalam hidup kita. Gaya berpakaian kita sama dengan bagaimana teman-teman kita berpakaian. Gaya bicara dan bahasa kita sesuai dengan bagaimana teman-teman kita. Bahkan sampai dengan tingkat keimanan pun, akan sama dengan tingkat keimanan teman-teman di sekeliling kita. Bila teman kita baik, kita pun akan baik. Namun sebaliknya, bila teman kita buruk, maka kita pun akan buruk. Begitu luar biasanya pengaruh teman, maka berhati-hatilah dalam memilih teman. Pilihlah teman yang selalu mengingatkan akan kebaikan dan tidak segan mengingatkan dirimu ketika berbuat salah. Terlebih, carilah teman yang tidak hanya bisa menunjukkanmu betapa indahnya dunia melainkan teman yang bisa menunjukkanmu bahwa surga dan kasih sayant Allah itu lebih indah daripada dunia dan seisinya. Berhati-hatilah dalam memilih teman.

Kita tidak pernah tahu seperti apa diri kita di masa depan

Selama kita masih hidup di dunia, kita memiliki dua potensi. Kita berpotensi untuk menjadi baik atau buruk. Kita berpotensi untuk menjadi lebih baik atau malah lebih buruk. Setiap mereka yang terlihat buruk sekarang, tentunya masih memiliki masa depan untuk berubah. Barangkali mereka yang sekarang nakal, suatu saat akan menjadi ahli ibadah yang melebihi kita. Jangan bangga dengan kita yang sekarang terlihat baik. Kita tetap memiliki potensi untuk menjadi baik atau buruk di masa depan. Selama kita masih hidup, kita masih dapat memilih baik atau buruk untuk masa depan kita. Jangan sampai kita yang sudah menjadi baik ini justru menjadi pribadi lebih buruk dibanding sekarang. Sepatutnya kita terus belajar dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik dibanding sekarang.

Pendamping hidup adalah pilihan kita sendiri selain ketetapan Allah

Jodoh memang takdir dan ketetapan Allah. Namun untuk mendapatkannya, kita juga memerlukan usaha. Kita pun juga bisa memilih siapa jodoh kita nanti. Apakah ia baik atau buruk. Karena pendamping hidup di masa depan adalah tergantung kita sendiri. Jika kita baik, jodoh kita akan baik. Sebaliknya, jika kita buruk, maka jodoh kita akan buruk. Allah sudah berjanji akan hal itu. Jodoh memang ketetapan Allah. Namun Allah memberikan berbagai pilihan bagaimana kita menjemputnya. Entah kita memilih jalan yang baik dan benar atau justru memilih jalan yang buruk dan menghancurkan. Jika kita memilih jalan yang baik untuk menjemput jodoh. Seperti dengan terus memperbaiki diri, belajar berbagai macam ilmu, menjaga diri dan lain-lain. Maka insyaAllah, saat itu juga, Allah juga turut mempersiapkan pendamping hidup yang sama baiknya dengan kita. Jika kita memilih jalan yang kurang baik dalam rangka menjemput jodoh, maka jangan harap pernikahan kita nantinya akan penuh berkah dan bahagia. Pernikahan itu suci dan yang suci tidak diawali dengan hal-hal buruk.

Di akhirat kelak, Allah tidak akan mengadili dan meminta pertanggungjawaban atas apa yang tidak bisa kita pilih. Allah akan memintai pertanggungjawaban atas berbagai macam pilihan yang kita pilih selama kita hidup di dunia. Semoga kita senantiasa memilih kebaikan dalam hidup ini. Dan semoga Allah senantiasa mencegah kita untuk memilih hal-hal yang kurang baik.

Iklan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s