Menghafal Al Quran itu Mudah atau Sulit?


Banyak yang bertanya. Sebenarnya menghafalkan Al Quran itu mudah atau sulit? Susah atau gampang? Enak atau enggak? Para penghafal Al Quran pun kadang hampir tidak bisa menjawab pertanyaan seperti ini. Saya juga pernah menanyakan hal ini kepada mereka sebelum akhirnya saya memutuskan untuk turut menghafal Al Quran.

Dulu saya hanyalah seorang anak yang biasa-biasa saja tanpa memiliki keistimewaan apapun. Lebih tepatnya, saya masih dalam tahap pencarian jati diri dan belum menemukan apa potensi terselubung dalam diri saya. Saya menjalani hari-hari bersekolah seperti biasa hingga saya berkenalan dengan seorang teman. Ia anak pindahan dari pondok. Setelah bertanya-tanya dan dengar sana-sini, ternyata ia adalah seorang penghafal Al Quran. Saya hanya manggut-manggut dan kagum sesaat dengan kehebatan anak tersebut. Lambat laun, entah mengapa saya dan anak pindahan tersebut menjadi akrab. Padahal saya dan dia memiliki latar belakang yang cukup berbeda. Saya hanya anak biasa pada umumnya sedangkan dia adalah seorang anak yang dibesarkan di lingkungan pesantren serta keluarga yang agamis. Siapa sangka apa yang tidak pernah terbersit sedikit pun di pikiran dan hati saya, kini menjadi cita-cita terbesar dalam hidup saya, yakni ingin menghafalkan seluruh Al Quran. Awalnya yang hanya berteman akrab dengan seorang penghafal, kini berkeinginan untuk melakukan hal yang sama. Padahal, dia sama sekali tidak pernah mengajak atau menawari saya untuk mencoba menghafal Al Quran. Benarlah pepatah lama yang telah mengutip tentang pengaruh teman dekat dalam hidup kita,

Seseorang itu tergantung siapa temannya. Jika ia sering berkumpul dengan penjual minyak wangi, ia akan terkena bau harumnya. Begitupun jika ia sering berkumpul dengan tukang besi, ia akan terkena bau besinya.

***

Saya mulai menghafal Al Quran sejak awal SMA atau sekitar dua tahun berteman akrab dengan seorang penghafal Al Quran. Waktu itu saya ingin menghafal Al Quran karena satu hal, saya ingin melupakan sesorang. Maklumlah sebagai anak muda yang sedang pertama mengenali perasaan cinta. Malam itu, saya galau hebat. Entah antara rindu namun dia sudah ada yang punya. Begitu juga semakin merasa bahwa perasaan ini sia-sia saja. Saya mengawali hafalan di juz pertama yaitu surat Al Baqarah. Ketika lima ayat pertama surat Al Baqarah sudah berhasil dihafal, lambat laun merangkak naik dan naik ke ayat selanjutnya. Awalnya hanya kuat menghafal satu-dua ayat dalam sehari, kini sudah terbiasa untuk lebih dari itu.

Awal yang sama sekali tidak wajar untuk memulai sesuatu yang baik. Inilah ujian terberat di masa muda yakni menyukai lawan jenis. Beruntung Allah masih melindungi saya sehingga jatuh cinta tidak sampai membuat saya melakukan tindakan-tindakan bodoh dan tidak berguna. Allah justru mengilhami pikiran saya untuk menghafalkan Al Quran saja.

tumblr_mjsecs3EMK1rtf06oo1_500
Imut banget quote-nya. Hehe

Semuanya berlalu, semakin lama saya semakin mengerti seperti apa menghafal Al Quran yang sesungguhnya. Lambat laun, Allah memberi tahu saya mengenai berbacai macam manfaat dan keistimewaan jika menghafalkan Al Quran melalui berbagai pengajian, sekolah, teman, dan lain-lain. Selama itu pula, niat saya pun sedikit demi sedikit berubah. Saya ingin menghafal dengan niat yang lebih baik daripada sekadar untuk cowok. Hehe.

Setelah hati mampu berdamai dengan cinta, Allah menghadirkan ujian lagi kepada saya. Saya menyukai sosok baru. Dan tak terelakkan jika hal itu membuat Al Quran saya terlantar, hafalan sering hilang, hafalan tidak maju-maju, malas menghafal, dan lain-lain. Sekali lagi, ujian terberat di masa muda adalah menyukai lawan jenis. Hafalan saya yang seharusnya sudah sampai jauh di depan justru berhenti di tempat gara-gara terlalu mikirin si dia. Alhamdulillah I am still in control and admit that it is just vain. Alhamdulillah Allah membukakan hati saya untuk terus berpegang teguh dengan Al Quran yang pasti daripada si dia yang tidak pasti. Saya memilih menjauh untuk menghindari dosa. Di saat yang sama, Allah pun menunjukkan bahwa dia memang tidak baik untuk saya. He is so kind but his kindness is not for me. Lagipula, jika saya mendekat dengan dia, saya justru semakin jauh dari Allah dan Al Quran. Saya benar-benar merasakannya sendiri ketika menginginkan dia, hafalan pun seperti menjauh begitu saja. I just wanna choose something benefit and can help me tomorrow in Akherat. And the choice isn’t him, but Al Quran. Alhamdulilah because Allah still guides and protects me and also never lets me go far from Him. T_T

Berdasarkan pengalaman pribadi, menghafal Al Quran itu campur aduk rasanya. Dikatakan mudah juga enggak. Kalau dikatakan sulit enggak juga. Al Quran tergantung bagaimana kita. Jika hati kita bersih, kita akan mudah dan mudah dalam menambah hafalan Al Quran. Kalau hati kita kotor, kita akan sulit untuk menambah hafalan bahkan menjaga hafalan yang sudah didapat. Jika ingin menghafal Al Quran, tentu kita harus berusaha sebisa mungkin menghindari dosa. Kita harus berusaha menghentikan maksiat yang selama ini terus menerus dilakukan. Kita harus menghindari diri dari perbuatan yang berujung dosa.Sebisa mungkin kita memang harus berhenti dan menghindari maksiat sekecil apapun. Seperti yang termaktub dalam sejarah Imam Syafi’i, beliau mengatakan,

Al Quran adalah cahaya. Dan cahaya tidak akan bisa bersatu dengan kegelapan (maksiat dan dosa)

Sekali lagi, Al Quran itu tergantung bagaimana kita. Kita mau atau tidak dalam menghafal. Hati kita bersih atau tidak dalam menghafal. Kita sering bermaksiat atau tidak agar mudah dalam menghafal. Jika kita merasa berat dan sulit dalam menghafal, barangkali hati kita masih kotor dan jiwa masih berlumuran dengan dosa-dosa. Jika kita merasa mudah dan cepat dalam menghafal, bersyukurlah kepada Allah karena Allah membersihkan hati dan jiwa kita dari dosa. Sulit atau tidaknya menghafal, sekali lagi, itu tergantung kita. Saya juga mendapat pelajaran penting yaitu jangan meremehkan orang dalam berbuat baik. Mungkin perbuatan baik tidak selalu diawali dengan niat yang baik. Semuanya membutuhkan proses.

Sekadar sharing sekaligus muhasabah diri saya sendiri. Semoga bermanfaat.

allah-color-flowers-giving-Favim.com-2869392

Iklan

Satu tanggapan untuk “Menghafal Al Quran itu Mudah atau Sulit?

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s