Jangan Meremehkan Apa Itu Pendidikan


Resensi novel Insya Allah, Aku Bisa Sekolah. Sinopsis novel Insya Allah, Aku Bisa Sekolah karya Dul Abdul Rahman.

“Daeng Gassing, sebenarnya soal menyekolahkan anak hanyalah soal komitmen orang tua saja” 

Itulah sekutip kalimat yang keluar dari mulut Ayah Samadin ketika berbicara dengan Daeng Gassing soal pendidikan. Ayah Samadin benar-benar menginginkan Samadin, anaknya, untuk bersemangat dalam menempuh pendidikan. Daeng Gassing sekali menyanggah perkataan Ayah Samadin ketika ia lebih memilih anaknya untuk mencari ikan di laut.

“Sebenarnya kita tidak perlu memikirkan pekerjaan anak-anak kita. Cukuplah kita memikirkan pendidikan mereka saja. Sebab saya kira, kalau anak-anak kita sudah punya pendidikan yang cukup, maka mereka bisa mencari pekerjaan sendiri.”

Ayah Samadin bukan tanpa alasan dalam mengutamakan pendidikan bagi anak-anaknya. Ia sendiri memiliki masa lalu yang kelam dan ia sesali sampai sekarang. Bagaimana dulu orang tuanya tidak memiliki komitmen yang kuat untuk menyekolahkan anak-anaknya. Ayah Samadin pun ketika muda tidak serius bahkan malas-malasan dalam menempuh pendidikan. Padahal saat itu keluarganya tergolong kaya dan orang tuanya berkecukupan. Karena tidak menempuh pendidikan dengan baik, Ayah Samadin harus menerima kenyataan bahwa ia tidak punya ilmu untuk bekerja layak. Ia hanya memiliki kemampuan melaut dan mencari ikan. Ayah Samadin yang dulunya hidup berkecukupan sekarang hanya berprofesi sebagai pelayan. Karena itulah Ayah Samadin mengerti betapa pentingnya pendidikan dan terus menanamkan semangat belajar pada Samadin, anaknya.

Samadin adalah anak nelayan miskin. Terkadang ia pergi melaut bersama ayahnya. Ia bersekolah di SMP Negeri 15 Makassar. Awalnya, Samadin tidak begitu memerhatikan pendidikan dan ingin fokus membantu ayahnya saja untuk pergi melaut. Tapi ayah Samadin selalu mengingatkan dan menyemangati Samadin agar terus belajar dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Ayah Samadin akan berusaha semaksimal mungkin untuk menunjang biaya pendidikan Samadin walau ia hanya berprofesi sebagai nelayan dengan penghasilan tak menentu.

Mengetahui tekad kuat sang ayah, Samadin pun giat belajar. Prestasinya pun meningkat pesat. Apalagi ketika ia jatuh hati pada putri bungsu Haji Karim Daeng Manaba, Fauziah, yang selalu meraih ranking satu selama bersekolah di SMP Negeri 15 Makassar. Ia pun ingin bersaing dengan Fauziah secara sportif dengan menggantikan posisi Fauziah sebagai ranking satu. Sang ayah yang melihat perkembangan prestasi Samadin pun amat bangga. Ia membelikan sepeda kepada Samadin.

Prestasi yang diperoleh Samadin dibarengi dengan cobaan berat. Ayah yang selama ini menyemangatinya untuk terus belajar dan sekolah meninggal karena tenggelam ketika mencari ikan di laut. Samadin berusaha keras melanjutkan tekad ayahnya sebagai anak laut yang berprestasi tinggi. Kendalanya adalah kondisi keuangan keluarganya yang tidak seberapa, ibunya yang lumpuh dan adik-adiknya yang butuh biaya untuk melanjutkan hidup. Samadin pun harus berjuang ekstra untuk belajar sekaligus menjadi tulang punggung keluarga.

Novel karya Dul Abdul Rahman mampu menularkan semangat belajar dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Lewat tokoh Samadin sebagai anak nelayan yang miskin, pembaca seolah-olah turut merasakan betapa sulitnya hidup tanpa belajar dan ilmu dengan menempuh pendidikan. Bersyukurlah bilamana kalian masih dapat merasakan sekolah dengan nyaman bahkan malas-malasan. Dari tokoh Samadin, penulis sengaja menularkan semangat pada pembaca agar pantang mundur dalam menempuh pendidikan apapun kondisinya baik kaya ataupun miskin. Karena sejatinya semua orang memiliki potensi sama.

Iklan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s