Mengenal Uzbekistan bersama Kesebelasan GenHalilintar


Kesebelasan GenHalilintar, Uzbekistan Negara Sahabat. Sinopsis buku Kesebelasan GenHalilintar, Uzbekistan Negara Sahabat.

Siapa yang tidak kenal Gen Halilintar? Keluarga besar yang membuat orang tercengang karena terdiri dari ayah ibu dan sebelas orang anak. Keluarga besar ini sempat trend dan nangkring di berbagai media dan namanya semakin dikenal publik. Sebagai keluarga yang menginspirasi, alhasil Gen Halilintar menulis buku yang mengungkap tentang kehidupan mereka sehari-hari. Salah satu dari buku yang sudah saya baca adalah Uzbekistan Negara Sahabat setelah sebelumnya sempat membaca buku Kesebelasan GenHalilintar.

Buku Uzbekistan Negara Sahabat bukan seperti novel atau cerita apalah. Buku terbitan GenHalilintar ini semacam jurnal perjalanan dibanding dengan novel. Dari buku ini, kita seperti diajak jalan-jalan di Uzbekistan bersama GenHalilintar. Seperti yang dijelaskan dalam buku ini bahwasanya antara Uzbekistan dan Indonesia memiliki hubungan sejarah dan budaya yang rapat walau sempat berpisah sekian lama hingga tidak saling kenal. Dikatakan Soekarno, presiden pertama RI, pernah berkunjung ke

Uzbekistan untuk berziarah ke makam Imam Bukhari. Perjalanan Pak Presiden dilakukan sebelum Uzbekistan merdeka. Uzbekistan sendiri meraih kemerdekaannya pada tanggal 1 September 1991 atau bisa dikatakan sudah 46 tahun semenjak Indonesia merdeka.

Jurnal perjalanan Gen Halilintar di Uzbekistan a.k.a. travelogue dimulai oleh Halilintar seorang diri. Bukan seorang diri. Lebih tepatnya ia orang Indonesia satu-satunya yang ikut travelling bersama rombongan 40 orang yang terdiri dari orang Malaysia. Saat itu, Halilintar masih menjabat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia dan saat itu ia sudah mengenal adik kelas, Lenggogeni Faruk yang kini menjadi istrinya. Halilintar travelling ke Uzbekistas pada Agustus 1992. Hampir setahun setelah Uzbekistan merdeka.

22 tahun kemudian, Halilintar dan Lenggogeni Faruk berkesempatan travelling kembali ke Uzbekistan bersama kesebelas anak mereka. Dari anak pertama sampai anak bungsu yang masih berusia 2 tahun. Perjalanan mereka dilalui dengan berbagai macam halang merintang mulai dari perpanjangan visa atau visa yang tidak kunjung keluar, ketegangan di bandara, dan lain-lain. Segala kendala membuat mereka sedikit hopeless kalau-kalau rencana travelling mereka dibatalkan. Namun, Halilintar sebagai kepala keluarga memberikan nasihat untuk meluruskan niat yakni untuk apa kita pergi ke Uzbekistan serta lebih mendekatkan diri. Syukur alhamdulillah mereka jadi berangkat ke Uzbekistan dari Jakarta ke Malaysia lalu Malaysia ke Uzbekistan. Tempat-tempat menarik yang mereka kunjungi selama di sana dengan berbagai cerita terutama cerita tentang sejarah menambah keseruan dalam buku ini.

Buku Uzbekistan Negara Sahabat ini cukup menarik lho. Terutama bagi yang tidak gemar membaca kemungkinan besar mau membaca buku ini. Buku ini bisa dikatakan full color dengan banyak sekali foto-foto perjalanan mereka selama di bumi Uzbekistan. Foto-foto kegiatan mereka ini cukup mendominasi isi buku sekitar lebih dari 50%. Sudah mirip seperti album foto dengan short story di dalamnya hehe.

Lenggogeni Faruk selaku penulis buku Uzbekistan Negara Sahabat inu memiliki tujuan penting yaitu memperkenalkan Uzbekistan kepada Indonesia. Uzbekistan sebagai salah satu negara Asia Tengah memang jarang sekali diketahui oleh orang Indonesia. Terlebih Uzbekistan memiliki banyak sekali sejarah serta jejak-jejaknya dari generasi para sahabat Nabi Muhammad. Lebih dari itu, Halilintar dan Lenggogeni Faruk berharap hubungan persahabatan antara Uzbekistan dan Indonesia lebih erat dan terjalin.

Berikut spoiler buku Gen Halilintar, Uzbekistan Negara Sahabat. 






Credit photo from official Instagram Gen Halilintar.

Iklan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s