Nonton 3, Alif Lam Mim di NET TV


image

Nonton 3, Alif Lam Mim di NET TV

Kemarin, 31 Desember 2015, NET TV menayangkan film 3, Alim Lam Mim yang disutradarai oleh Anggy Umbara. Info penayangan film 3 di NET TV ini berawal dari broadcast Whatsapp oleh Komunitas Pecinta Film Indonesia atau KOPFI. Dalam broadcast itu dikatakan tentang penayangan film ini yang hanya berlangsung kurang lebih tujuh hari dan langsung turun layar karena diduga “mengganggu” orang-orang penting di negeri ini. Dalam broadcast tersebut juga dikatakan bahwa film ini menggambarkan tentang grand desain yang terjadi di Indonesia. Karena didorong rasa penasaran dan tidak adanya acara di malam pergantian tahun akhirnya saya menyempatkan diri menonton film ini.

Sinopsis Film 3, Alim.Lam Mim.

Film ini bercerita tentang tiga orang sahabat, Alif (Cornelio Sunny), Lam (Abimana Aryasatya) dan Mim (Agus Kuncoro). Selesai mendalami ilmu bela diri dari seorang guru yang sama, akhirnya mereka harus memilih jalan hidup masing-masing. Alif ingin menjadi aparat kepolisian untuk mengusut kejahatan di Indonesia serta siapa pembunuh orang tuanya.

Lam ingin menjadi jurnalis karena baginya penting untuk mengungkapkan cahaya kebenaran melalui tulisan. Mim sendiri memilih untuk mengabdi pada pondok.

image

Berlatar belakang Indonesia pada tahun 2036, Alif dan pasukan kepolisian melakukan penyergapan gedung yang diduga menjadi tempat pelaku kejahatan. Alif menerobos masuk gedung sendirian. Aksi silat tak terelakkan hingga akhirnya ia bertemu Suyoto, mantan anggota aparat penegakan hukum. Suyoto mengatakan bahwa ia tahu rahasia yang tidak diketahui oleh seorang pun. Yakni tentang bagaimana kerja aparat kepolisian selama ini. Belum sampai hal itu didengar Alif, Suyoto mati tertembak senjata api. Padahal saat itu penggunaan senjata api dengan peluru sudah dilarang demi penegakan ham dan digantikan peluru karet yang hanya berfungsi untuk melumpuhkan lawan.

Jenderal pemimpin aparat kepolisian tersebut rupanya menuduh Alif sebagai pembunuh Suyoto. Meski Alif tidak mengakui karena memang ia tidak bersalah, sejumlah bukti ditemukan seperti sebuah senjata api yang penggunaannya sudah dilarang keras oleh negara.

Cerita berlanjut dengan pertemuan Alif dengan mantan kekasihnya, Laras, yang ternyata bukan orang sembarangan. Mereka bertemu kembali di sebuah cafe tempat Laras bekerja ketika Alif mendapat sms untuk bertemu dengan Laras di cafe tersebut. Alif sempat bertemu dengan para santri dari pondok Al Ikhlas, tempat Mim mengabdi. Baru beberapa detik ketika rombongan santri Al Ikhlas pergi, cafe tersebut meledak oleh bom. Kejadian inilah yang membuat Alif, Lam, dan Mim bertemu

image
Alif dan Mim

Bukti-bukti mengarah pada pondok Al Ikhlas lah yang menjadi dalang pengeboman cafe. Hal itu membuat Alif datang langsung ke pondok untuk memastikan. Tapi Mim membantah itu semuau. Sang kiai pondok tidak pernah sekalipun menyuruh santrinya untuk berbuat aneh-aneh. Sedang di sisi lain, Lam.menemukan kebenaran tentang pengeboman cafe yang justru berusaha dibungkam oleh atasannya sendiri.

image
Mim dan kiai

Film ini memiliki alur cerita yang cukup menghibur untuk sebuah film indonesia. Nilai 8.5/10 saya berikan untuk film ini. Alur ceritanya tidak terduga. Belum lagi editing yang wow walaupun masih nampak animasinya. Penggambaran akan Indonesia tahun 2036 juga menjadi nilai plus dari film produksi Multivision Plus dan Fam Pictures ini. Salut dengan film indonesia yang mengalami banyak kemajuan dan memiliki daya saing hingga ke kancah internasional. ♥♥♥

Iklan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s