Umar pun Menangis – Kesenangan yang Disegerakan


image

📚 DAN UMARPUN
MENANGIS
~~~~~~~~~~
Siapa yang tak mengenal Umar Ibnul Khathab –radhiallahu’anhu-. Sosok yang memiliki tubuh kekar,watak yang keras dan berdisiplin yang tinggi serta tak kenal gentar. Namun di balik sifat …

Siapa yang tak mengenal Umar Ibnul Khathab –radhiallahu’anhu -. Sosok yang memiliki tubuh kekar, watak yang keras dan berdisiplin yangtinggi serta tak kenal gentar.
Namun di balik sifat tegasnya tersebut beliau memiliki hati yang lembut.

📌Suatu hari beliau masuk menemui Rasulullah –
shallallahu alaihi wasallam–
di dalam rumahnya,
sebuah ruangan yang lebih layak disebut bilik kecil disisi masjid Nabawi.
Di dalam bilik sederhana itu, beliau mendapati Rasulullah –
shallallahu alaihi wasallam– sedang tidur di atas tikar kasar hingga gurat-gurat tikar itu
membekas di badan beliau.
Spontan keadaan ini membuat Umar menitikkan air mata karena merasa iba dengankondisi Rasulullah.

📌“ Mengapa engkau menangis, ya Umar? ” tanya Rasulullah.
“ Bagaimana saya tidak menangis, Kisra dan Kaisar

duduk di atas singgasana bertatakan emas,”
sementara tikar ini telah menimbulkan bekas di
tubuhmu, ya Rasulullah. Padahal engkau adalah
kekasih-Nya ,” jawab Umar.
Rasulullah kemudian menghibur Umar, beliau bersabda: “ Mereka adalah kaum yang
kesenangannya telah disegerakan sekarang juga,
dan tak lama lagi akan sirna, tidakkah engkau rela mereka memiliki dunia sementara kita memiliki akhirat…? “.

📌Beliau shallallahu alaihi wasallam melanjutkan lagi,
“ Kita adalah kaum yang menangguhkan kesenangan kita untuk hari akhir. Perumpamaan hubunganku dengan dunia seperti orang
bepergian di bawah terik panas. Dia berlindung sejenak di bawah pohon, kemudian pergi
meninggalkannya “.

📌Begitulah sahabat…
Tangisan Umar adalah tangisan yang lahir dari keimanan yang dilandasi tulusnya cinta kepada
Rasulullah – shallallahu alaihi wasallam-. Apa
yang dilihatnya membuat sisi kemanusiaannya terhentak dan mengalirkan perasaan gundah
yang manusiawi.
Reaksi yang seolah memberi
arti bahwa semestinya orang-orang kafir yang dengan segala daya dan upaya berusaha
menghalangi kebenaran, memadamkam cahaya iman, dan menyebarkan keculasan dan keburukan, mereka itulah yang semestinya tak menikmati karunia Allah.
Sebaliknya, Rasulullah
shallallahu alaihi wasallam yang telah membimbing umat manusia dari kegelapan
menuju cahaya Islamlah semestinya mendapat
kesenangan dunia yang layak, begitu fikir Umar.

📌Tangisan Umar juga memberi arti lain, bahwa
betapa tidak mudah bagi sisi-sisi manusiawi setiap orang bahkan bagi Umar sekalipun, untuk menerima ganjilnya “pemihakan” dunia kepada
orang-orang bejat.
Namun sekejap gundah dan
tangisnya berubah menjadi pelajaran bagi orang-orang beriman sesudahnya.
Yaitu apabila kita mengukur hidup ini dengan timbangan duniawi,maka terlalu banyak kenyataan hidup yang dapat
menyesakkan dada kita.

📌Lihatlah bagaimana orang-orang yang benar justru diinjak dan dihinakan. Sebaliknya, para
penjahat dan manusia-manusia bejat dipuja dengan segala simbol penghargaan.
Tak perlu heran, karena Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam telah mengabarkan akan masa-masa sulit itu.
Masa dimana orang-orang benar didustakan dan orang-orang dusta dibenarkan.

📌Tangis Umar juga mengajari kita bahwa dalam menyikapi gemerlapnya dunia, kita tidak boleh hanya menggunakan sisi-sisi manusiawi semata,
dibutuhkan mata hati bukan sekedar mata kepala. Dibutuhkan ketajaman iman, dan bukan semata kalkulasi duniawi.

📌Dan semua itu tercermin dalam jawaban Rasulullah – shallallahu alaihi wasallam– kepada Umar. Beliau memberi gambaran yang membuat
sesuatu yang secara lahiriah aneh dan ganjil bisa jadi secara substansial benar-benar adil.
Bagaimana sesuatu yang yang secara kasat mata terlihat pahit, menjadi benih-benih bagi
akhir yang manis dan membahagiakan.

📌Jawaban Rasulullah juga memberi pesan agar orang beriman jangan sampai mudah silau dan terpukau dengan gemerlapnya dunia yang
dimiliki oleh orang kafir.
Karena setiap mukmin
punya pengharapan lain
yang jauh lebih tinggi,
yaitu kebahagiaan abadi di akhirat, pada keaslian kampung halaman yang sedang dituju.

📌Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
ﺇِﺫَﺍ ﺭَﺃَﻳْﺖَ ﺍﻟﻠﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻳُﻌْﻄِﻲ ﺍﻟْﻌَﺒْﺪَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻣَﺎ ﻳُﺤِﺐُّ
ﻭَﻫُﻮَ ﻣُﻘِﻴﻢٌ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﻌَﺎﺻِﻴْﻪِ ﻓَﺈِﻧَّﻤَﺎ ﺫَﻟِﻚَ ﻣِﻨﻪُ ﺍﺳْﺘِﺪْﺭَﺍﺝٌ
“ Bila kamu melihat Allah memberi pada hamba
dari (perkara) dunia yang diinginkannya, padahal
dia terus berada dalam kemaksiatan kepada-Nya,
maka (ketahuilah) bahwa hal itu adalah istidraj(jebakan berupa nikmat yang disegerakan) dari
Allah.” (HR. Ahmad, dll, lihat Shahihul Jami’ no.561).

📌Sekilas tentang biografi Umar ibnul Khottab –
radhiallahu anhu-
Nama beliau adalah Umar bin Khattab bin Nafiel bin Abdul Uzza atau lebih dikenal dengan Umar bin Khattab .
Beliau mempunyai postur
tubuh yang tegap dan kuat, wataknya keras, berani, dan berdisiplin tinggi.
Dimasa remajanya, dia
dikenal sebagai petarung yang tangguh dan disegani di Makkah. Tidak hanya itu,
tuturbahasanya halus dan bicaranya fasih.
Kelebihan- kelebihan yang dimilikinya itu mengantarkan-nya terpilih menjadi wakil kabilahnya.
Beliau selalu diberi kepercayaan dalam melakukan
perundingan dengan suku-suku lain di jazirah Arab.
📌Keunggulannya berdiplomasi mem-buatnya populer di kalangan berbagai suku Arab.
Karena keunggulannya itu Nabi shallalahu alaihi wasallam pernah meminta kepada Allah, “

📌Ya Allah, kuatkanlah Islam dengan salah seorang dari
dua orang. Amr bin Hisyam atau Umar bin Khaththab ”. Allah pun meperkenankan
do’a nabi-Nya dengan masuk Islamnya Umar.

📌Banyak prestasi yang berhasil diraihnya selama
menjabat sebagai khalifah Islam. Dimasa kekhalifaannya, Mesopotamia, Mesir, Palestina,
Afrika Utara dan Byzantium berhasil di ambil alih.
Persia sebagai negara adidaya kedua setelah romawi pun berhasil ditaklukkan, itulah
rahasia mengapa Syiah Majusi sangat membencinya.

📌Selama menjabat sebagai kholifah beliau membuat peraturan untuk para gubernurnya.
Diantaranya adalah:

✏1. Mereka tidak boleh memiliki kendaraan mewah

✏2. Mereka dilarang memakai pakaian tipis halus dan mahal harganya

✏3. Dilarang makan makanan yang enak-enak

✏4. Tidak boleh menutup rumah bila orang memerlukannya

✏Beliau wafat pada tahun ke 23 H setelah ditikam oleh Abu lu’lu’ah Al Majusy alahi ma yastahik .
Dan di makamkan disamping dua sahabatnya Rasulullah – shallallahu alaihi wasallam– dan Abu Bakar As -Shiddiq – radhiallahu anhu–

🌷Rahimakallahu ya Umar…. wa radhiallahu anka..

Demikian semoga bermanfaat.
__________________
Salemba 1 Dzulqa’dah 1435 H

Catt: Kisra adalah gelar bagi penguasa Persia.
Sedangkan kaisar adalah gelar bagi raja Romawi.
Saat itu keduanya merupakan
pemimpin yang sangat berpengaruh di dunia.

Penulis:
Ust. Aan Chandra Thalib, Lc.

Artikel Muslim.Or.Id
🌷 🌷 🌷

Iklan

Satu respons untuk “Umar pun Menangis – Kesenangan yang Disegerakan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s