Sebelas Anak di Zaman Modern?


Kita pasti pernah mendengar tentang zaman kakek nenek kita atau lebih di atasnya, bahwa sudah biasa orang zaman dulu memiliki banyak sekali anak (jika dibandingkan dengan zaman sekarang). Saya sempat mendengar cerita bahwa kakek nenek saya memiliki setidaknya 10 sampai 11 bersaudara. Terakhir, abah saya sendiri adalah anak keempat dari tujuh bersaudara.

From qu2buku.com

Hari ini saya baru saja menyelesaikan membaca buku dengan judul Kesebelasan Gen Halilintar. Sempat beberapa kali melihat keluarga ini di berbagai acara televisi. Awalnya saya hanya terperangah jika ada seorang ibu di zaman modern seperti ini bisa sampai melahirkan sebelas anak normal. Seorang ibu yang melahirkan sebelas anak dari rentang umur 24 tahun sampai pada umur menjelang 40 tahun. Tapi setelah saya membaca buku yang ditulis oleh Lenggogeni Faruk, ibu dari sebelas anak tersebut, saya dua kali lebih terkejut lagi. Dari seorang ayah bernama Halilintar Asmid dan ibu Lenggogeni Faruk yang menikah dengan selisih umur empat tahun, mereka menamai tim kesebelasan anak mereka dengan nama GenHalilintar.

GenHalilintar mendapat pendidikan yang tepat dari orang tuanya. Segalanya diatur dengan fasilitas dan finansial yang memadai juga. Mulai dari jadwal harian, homeschooling, bakat minat, kecerdasan, pendidikan hati, akal, dan nafsu didapatkan di rumah. Kesibukan orang tua untuk masalah pekerjaan tidak serta membuat mereka melupakan pendidikan karakter serta kasih sayang untuk kesebelas anak-anak mereka.

Selain menjelaskan bagaimana penerapan pendidikan di rumah, di buku ini juga menjelaskan karakter satu persatu personel GenHalilintar yang membuat saya speechless. Atta Halilintar sebagai anak sulung yang bisa berbisnis di usia muda. Bahkan bisa melakukan bisnis jual beli mobil di usia 13 tahun.Sohwa Mutamima Halilintar dengan kecintaannya pada duania fashion, photografer, dan graphic design. Dan Halilintar-Halilintar lain yang diceritakan dengan keunikan masing-masing. Lengkap dengan proses kelahiran masing-masing dari mereka.

Uniknya lagi, mereka dididik dan dibesarkan tanpa pembantu rumah tangga ataupun baby sitter seberapa sibuknya orang tua mereka. Lebih tepatnya, GenHalilintar saling bekerja sama untuk mengurus rumah dan keluarga. Bisa dikatakan time organizing like a hotel yang ada room service, house keeping, kitchen, laundry, dan lain-lain. Jadi ada yang bertugas memasak makanan, mencuci pakaian, mengkondisikan seisi rumah, yang semua tugas itu dijalankan oleh personil GenHalilintar sendiri.

Akhir dari buku ini cukup manis, yakni masing-masing dari personel GenHalilintar mengeluarkan uneg-uneg tentang siapa dan bagaimana sosok ayah mereka, Halilintar Asmid.

GenH from instagram @genhalilintar
GenH from instagram @genhalilintar

Dari buku Kesebelasan GenHalilintar ini dapat memberi inspirasi dan motivasi kepada keluarga zaman modern tentang pentingnya menaruh pendidikan karakter pada diri anak-anak. Begitu juga memotivasi ibu-ibu modern untuk tidak takut memiliki banyak anak karena rezeki seseorang sudah dipersiapkan sendiri oleh Sang Pencipta. Lenggogeni juga meyakinkan betapa menyenangkan mempunyai banyak anak sampai membentuk kesebelasan. xD

Buku ini dicetak dan diterbitkan sendiri jadi masih belum terjual bebas di pasaran. Jika ingin membeli silahkan pesan melalui fanspage GenHalilintar.

Iklan

2 thoughts on “Sebelas Anak di Zaman Modern?”

  1. […] Siapa yang tidak kenal Gen Halilintar? Keluarga besar yang membuat orang tercengang karena terdiri dari ayah ibu dan sebelas orang anak. Keluarga besar ini sempat trend dan nangkring di berbagai media dan namanya semakin dikenal publik. Sebagai keluarga yang menginspirasi, alhasil Gen Halilintar menulis buku yang mengungkap tentang kehidupan mereka sehari-hari. Salah satu dari buku yang sudah saya baca adalah Uzbekistan Negara Sahabat setelah sebelumnya sempat membaca buku Kesebelasan GenHalilintar. […]

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s