Jangan Remehkan Sejarah


Beberapa hari yang lalu saya sempat membaca sejarah kemerdekaan Indonesia. Dimulai dari kekalahan Jepang di perang dunia kedua karena serangan pihak Sekutu yang menjadi-jadi. Terutama ketika tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 adalah pengeboman Hiroshima dan Nagasaki oleh Amerika Serikat.

Mendengar berita kekalahan Jepang di radio, golongan muda langsung mengambil tindakan. Kemerdekaan Indonesia yang awalnya dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 1945 atas pemberian Jepang akan dipercepat. Ketika itulah peristiwa Rengasdengklok terjadi. Tujuannya adalah untuk mengasingkan golongan tua supaya bebas dari pengaruh Jepang. Dan taraaaaa! Akhirnya kita sebagai generasi baru bisa menghirup udara kebebasan dari penjajah seperti sekarang.

image
Sumber cerita sejarahnya dari buku paket sejarah kelas 2 SMA dengan K13.

Apakah tidak ada sekelumit rasa syukur di benak kita? Kita tidak sampai mengalami penderitaan karena penjajahan berturut-turut yang cukup menyiksa. Apakah kita tidak bersyukur dengan kebebasan dan kenyamanan hidup di bumi Indonesia ini yang sejatinya adalah hasil perjuangan nenek moyang kita

Banyak yang bilang bahwa mereka tidak suka sejarah. Terutama pelajar. Alasannya kebanyakan hampir sama.

Apa sih hubungannya sejarah denganku?

Sejarah bikin ngantuk bacanya.

Sejarah masa lalu itu gak ada hubungannya sama aku.

Padahal jika kita seumur hidup menanamkan opini seperti ini adalah sesuatu yang salah besar. Siapa bilang bahwa masa lalu tidak ada hubungannya dengan sekarang? Ketahuilah bahwa tanpa masa lalu, masa depan tidak akan pernah ada. Antara sejarah dan masa depan ada keterkaitan satu sama lain. Sejarah tanpa masa depan itu sia-sia. Masa depan tanpa sejarah itu mustahil.

Jadi, jika sekarang kita merasa hidup dengan nyaman dan aman. Itu adalah usaha dan perjuangan orang-orang dahulu untuk membebaskan tanah Indonesia dari injakan penjajah. Jika sekarang kita bisa mengenyam pendidikan dengan baik. Ingatlah pada seseorang yang berjuang keras untuk memajukan pendidikan bangsa. Jika kita sebagai perempuan bisa mendapat kebebasan dan tidak seperti dulu. Ingatlah bahwa dulu ada seorang wanita yang berjuang mati-matian untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.

Apa sih gunanya belajar sejarah? Kegunaannya adalah kita bisa menghargai masa sekarang yang sedang kita jejaki ini. Ayo pelajari sejarah. Hargai usaha dan perjuangan orang-orang dahulu yang hasilnya bisa kita nikmati sekarang. Jadikan sejarah menjadi lecutan semangat kita untuk menoreh prestasi. Jangan sia-siakan apapun selama kita masih mampu melakukannya. Buktikan bahwa perjuangan nenek moyang untuk kita tidak pernah sia-sia. Caranya? Dengan mengharumkan nama bangsa adalah contohnya.

Iklan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s