Belum pernah terpikirkan


Saat saya berangkat ke sekolahku, SDI Al-Munawwar Tulungagung jam 06.30 pagi. Saya berangkat diantar Abah naik motor. Sebenarnya saya bisa jalan kaki atau naik sepeda untuk menuju ke sekolah. Tapi, saya ngga’ punya sepeda dan saya ngga’ mau jalan karena takut terlambat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah, seperti biasa teman-teman saya berebutan meminjam handphone saya yang seperti Blackberry. Tapi, handphone saya yang baru bermerek Nexian 6911 yang disponsori oleh Indosat. harganya Rp.960.000.00,-. Lumayan kok. Bisa buat ngenet.

Bel sekolah berbunyi. Saat masuk kelas tiba, pelajaran pertama dan kedua pun dimulai dan berakhir sampai bel istirahat berbunyi. Setelah bel istirahat sekolah berbunyi, teman-teman perempuan mulai meminjam handphone saya. Sebagiannya lagi selalu njajan. Mereka biasanya beli pentol, jajan, es minuman sachet, dll. Pokoknya banyak deh. Teman-teman saya yang membeli jajan kebanyakan beli di rumah mbak Dina di dekat sekolah. Saya pun juga ngga’ ketinggalan untuk njajan bersama teman-teman.

Nah ini dia obrolan teman-teman saya ngga’ pernah terpikirkan di benak saya. Saudara sepupu laki-laki saya yang bernama Rifki, ngobrol dengan teman perempuan saya yang bernama Tifa. Mereka mengobrol tentang hujan yang akan terjadi karena langit saat itu sedang mendung. Obrolan mereka bisa saya dengar karena bangku mereka berdua ngga’ jauh dari bangku saya. Obrolan mereka seperti ini :

Rifki : Mugo-mugooo engko pas mulih udan.
Tifa : Peh penak yo lek seumpomone udan duit.
Rifki : Wegah aku lek udah duit. Engko toko-toko bodho tutup, mati engko.
Tifa : Oiyo yo, yo wis le ngono udan duite leng lingkungan omahku ae.

Seperti itulah obrolan mereka. Saya memang selalu berpikir kalau hujan uang betulan seperti hujan deras itu menyenangkan. Tapi ternyata akan berdampak buruk bagi dunia.Karena ngga’ akan lagi orang yang bekerja. Apalagi bekerja membuat makanan. Nanti kan bisa mengacaukan dunia.

Oiya lupa, obrolan diatas memakai B. Jawa. Kalau anda masih belum tahu apa artinya silahkan bertanya di kotak komentar ya… ūüôā

Iklan

6 tanggapan untuk “Belum pernah terpikirkan

Ingin berkomentar?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s